logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 OLAHRAGA
Line

Petrova Jegal Mauresmo

DOHA - Nadia Petrova menghambat upaya Amelie Mauresmo untuk menjadi pemain nomor satu dunia. Di final turnamen Qatar Terbuka, ia mengalahkan unggulan teratas asal Prancis itu.

Pada pertandingan yang berakhir Sabtu (4/3) malam WIB, Petrova menang dua set langsung 6-3, 7-5. Sukses itu sekaligus menambah koleksi gelar juara WTA-nya menjadi dua, setelah yang pertama ia dapatkan di Linz (Autralia) Oktober tahun lalu.

Petrova, yang diunggulkan di tempat kedua dan saat ini menduduki peringkat delapan di daftar WTA, juga menjadi pemain Rusia ketiga yang tampil sebagai juara di turnamen di Doha ini dalam enam tahun terakhir setelah Anastasia Myskina dan Maria Sharapova.

''Saya betul-betul senang dengan usahaku ini. Aku menampilkan permainan terbaikku di sini hari ini melawan pemain yang mungkin adalah yang terbaik di turnamen ini,'' kata sang pemenang usai pertandingan.

Sementara itu Mauresmo dipastikan batal menjadi pemain nomor satu dunia di pekan ini terjadi, menyusul absennya Kim Clijsters, yang merupakan satu-satunya pemain berperingkat di atasnya.

Namun Mauresmo masih bisa menggusur Clijsters apabila meraih sukses di Indian Wells pekan depan, Clijsters kemungkinan belum bisa beraksi lagi karena masih dalam pemulihan pascacedera.

Nadal Juara

Rafel Nadal kembali menjadi sandungan bagi Roger Federer. Di final Dubai Terbuka, Minggu (5/3), Nadal menekuk Federer 2-6, 6-4, 6-4 dan meraih gelar ke-13 sepanjang karirnya.

Federer yang sebelumnya tidak terkalahkan di turnamen terbuka tahun 2006 ini, awalnya terlihat bakal memperpanjang kemenangannya, dia dua kali mematahkan servis Nadal dan menang 6-2.

Tetapi di dua babak selanjutnya Nadal di luar dugaan membalikkan keadaan. Petenis berusia 19 tahun itu berturut-turut melakukan break di game kesembilan, dan menang dengan 6-4 6-4.

Prestasi ini terbilang sangat gemilang, mengingat ini adalah pertandingan kelimanya sejak kembali dari cedera kaki. Catatan pertemuan dengan Federer pun semakin menguntungkan Nadal, menjadi kemenangan yang ketiga dari empat pertandingan terakhir.

Tidak hanya itu, kemenangannya lewat pertandingan yang hanya berlangsung dua jam kurang itu, juga mengakhiri 56 kali kemenangan beruntun Federer di lapangan keras. (dtc-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA