| Senin, 06 Maret 2006 | OLAHRAGA |
Persis Permalukan Gresik UnitedGRESIK-Persis melmainkan partai perdana Kompetisi Divisi satu Liga Indonesia dengann hasil gemilang. Dijamu Gresik United di Stadion PT Petrokimia Gresik, Minggu (5/3) petang kemarin, mereka menang 2-0. Tim tamu yang didukung sekitar seribu suporter itu unggul 2-0. Kedua gol dipersembahkan Simamo Bertrand, masing-masing pada menit ke-28 dan 47.''Anak-anak main luar biasa. Semangatnya tinggi,'' ujar pelatih Hanafie kepada wartawan seusai pertandingan. Pertarungan sebenarnya seimbang. Tuan rumah memiliki beberapa peluang emas, baik di babak pertama maupun kedua. Namun, penyelesaian akhir yang dilakukan target man Guy Yunior dan Amos Marah tak membuahkan hasil. ''Kita kurang beruntung. Peluangnya cukup banyak,'' kata Manajer Ali Mukhid. Pada babak pertama, kedua kesebelasan saling menyerang. Tapi, lini tengah permainan lebih dikuasai para pemain tamu. Di lini vital tersebut, Persis menempatkan Slamet Widodo, Sekou Omar, dan Imam Rahmawan. Mobilitas dan akselerasi anak-anak Solo lebih baik. Sekalipun demikian, Hanafie berpendapat pada awal babak pertama anak-anak asuhannya tak main lepas. ''Maklum ini pertandingan pertama,'' ujarnya. Sundulan Setelah menciptakan gol pada menit ke-28, permainan pasukannya makin berkembang. Gol pertama diciptakan Simamo Bertrand memanfaatkan hadiah tendangan tebas yang diberikan wasit Agus Margunaji. Memasuki babak kedua, Persis menyuguhkan pola permainan menyerang. Pada menit ke-47, Simamo kembali mempersembahkan gol kepada ''Laskar Sambernyawa'' melalui sundulan. Dia memanfaatkan umpan dari rusuk kanan yang diberikan pemain sayap Sammy Pieters. Setelah unggul 2-0, mereka tak mengendorkan gedoran ke lini pertahanan dan gawang lawan. Tertinggal 0-2, Gresik United makin bernafsu menyerang. Ada beberapa peluang yang tercipta di babak kedua. Pada menit ke-58 tendangan Amos Amarah masih di atas mistar. Lalu, menit ke-72 tendangan Guy Junior juga melambung di atas mistar. Menit ke-75 Amarah kembali mendapat peluang emas, ketika gawang Persis yang dikawal Wahyu Tri dalam kondisi kosong. Tetapi, tendangannnya masih bisa dihalau Agung Setyabudi. Tak bobolnya gawang Persis di samping karena kecermelangan kiper, juga tangguhnya lini belakang yang dikawal Agung Setyabudi bekerja sangat efektif. Dengan pengalamannya di tim nasional dan Kompetisi Divisi Utama, mantan pemain PSIS Semarang ini mampu mengkoordinasi lini pertahanan Persis dengan baik. ''Kemenangan ini merupakan modal berharga menghadapi Persebaya Surabaya di Solo pada 15 Maret mendatang,'' jelas Hanafie. Suporter Demo Kekalahan perdana Gresik United di kandang langsung direspons frontal suporternya. Usai laga yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton tersebut, ratusan pendukung menggelar demo. Mereka tak langsung pulang ketika wasit Agus Margunaji meniup peluit akhir. ''Ganti Widodo, ganti Widodo,'' teriak sejumlah suporter. Setelah itu, ratusan suporter bergerak ke tengah dan menuju ke tribune VIP stadion. '' Widodo keluar,'' tambah suporter lainnya. (G14/P44-22) |