logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Kedubes Denmark Kembali Dibuka

JAKARTA- Setelah selama tiga pekan tutup, Departemen Luar Negeri (Deplu) memastikan Kedutaan Besar (Kedubes) Denmark di Jakarta akan dibuka pada Senin (6/3). Pembukaan kembali Kedubes yang tutup lantaran maraknya demo penerbitan 12 karikatur Nabi Muhammad oleh koran Denmark Jyllands-Posten, Pemerintah Indonesia memberikan tambahan pengamanan."Dari awal sudah ada permintaan pengamanan tambahan Kedubes dan rumah Dubes. Kita akan lakukan itu," kata Juru Bicara Deplu Desra Percaya, Sabtu (4/3).

Namun, menurutnya, sebelum Kedubes Denmark ditutup, pemerintah juga telah berkali-kali menjamin bahwa setiap perwakilan asing di Indonesia telah dijaga dan berada dalam kondisi aman. "Menteri Luar Negeri dan Kapolri telah menjaminkan keamanan pada perwakilan asing dan diplomatik staf. Tidak ada masalah. Dari awal kita juga menegaskan, mereka jangan tergesa-gesa menutup Kedubes," jelasnya. (dtc-60t)

Pembuatan Film Bom Bali Batal

LAMONGAN- Rencana pembuatan film seri peristiwa Bom Bali pertama dengan mengambil lokasi di Bali dan di kampungnya Amrozi, Lamongan, Jatim, yang sudah matang sejak November 2005, akhirnya dibatalkan. Pasalnya, pemerintah RI tidak mengizinkan dengan berbagai pertimbangan.

"Kami memaklumi penolakan Jakarta (pemerintah). Saya juga sebagai orang Indonesia merasakan 'ketersinggungan' bila film itu jadi dibuat dengan latar belakang Bali dan Lamongan," ucap Manajer Tanjung Kodok Beach Resort (TKBR), Edy Prawiro di Lamongan, kemarin.

Menurut dia, awalnya resort TKBR yang baru melakukan uji coba operasional November 2005 dengan tujuh unit vila dan puluhan kamar, sudah di-booking oleh produser dari Australia yang akan membuat film Bom Bali I. Pengambilan lokasi film, selain di Legian, Kuta juga di Lamongan, khususnya sekitar Tenggulun, asal keluarga Amrozi. (ant-60)

Oknum TNI Bawa 200 Kg Ganja

JAKARTA - Polres Jakarta Selatan kembali meringkus barang haram dengan jumlah besar. Kali ini oknum yang diduga anggota TNI itu kedapatan membawa ganja kering dalam karung seberat 200 kg. Meski pengejaran itu penuh dengan rintangan, akhirnya oknum TNI tersebut dapat diringkus pada Sabtu (4/3) sekitar pukul 14.00. Pelaku menaruh daun surga itu di dalam mobil Kijang.

Pelaku sempat kabur dan tidak mengindahkan tembakan peringatan dari aparat Polres Jaksel. Akhirnya setelah dikejar, pelaku yang berinisial E itu bisa ditangkap di jalan tol Pondok Aren, Tangerang. Hingga saat ini pelaku masih diperiksa intensif oleh aparat kepolisian dan TNI. Pemeriksaan dilakukan lima orang anggota dari Polisi Militer TNI AL (POM AL) karena ada dugaan bahwa pelaku adalah anggota TNI.(dtc-60n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA