logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 NASIONAL
Line

Pentagon Gunakan Hiu sebagai Mata-mata


HIU SPION: Ikan hiu di lautan bakal dijadikan mata-mata laut oleh Pentagon dengan teknologi sinyal elektrik.(25) - SM/dok

PARIS - Pentagon kini sedang mendanai riset pencangkokan syaraf dengan harapan utama mengubah berbagai ikan hiu menjadi ''mata-mata siluman''. Menjadikan ikan hiu sebagai ''mata-mata'' akan sangat menguntungkan karena hewan ini mampu meluncur tanpa terdeteksi radar.

Riset itu dilakukan berdasarkan eksperimen mengendalikan satwa laut dengan mencangkokkan elektroda kecil di otak mereka. Instrumen ini kemudian disimulasi untuk merangsang respon tingkah laku hewan itu.

''Pentagon berharap akan memanfaatkan kemampuan alamiah hiu meluncur dengan tenang di dalam air. Kemampuan itu sangat penting untuk melakukan penginderaan yang rumit dan melacak jejak kimiawi,'' demikian laporan penelitian sebagaimana dimuat dalam mingguan New Scientist terbitan Inggris.

''Instrumen elektroda itu berfungsi membimbing dari jarak jauh gerakan-gerakan hiu tersebut. Pentagon berharap akan mengubah satwa laut itu menjadi mata-mata siluman, dengan kemampuan menguntit berbagai kapal musuh tanpa kepergok.''

Proyek luar biasa ini didanai oleh Badan Proyek Riset Lanjut Pertahanan (DARPA) Pentagon. Badan inilah yang dulu merintis teknologi internet sebagai platform komunikasi masa depan.

Para ilmuwan yang terlibat dalam proyek itu menyampaikan karya mereka pekan lalu pada pertemuan Ilmu Pengetahuan Kelautan di Honolulu, Hawai. Sebuah tim Universitas Boston telah mencangkok elektroda pada otak sejenis ikan hiu berduri (dogfish).

Rangsangan Elektroda

Pencangkokan itu merangsang sisi kiri atau kanan otak yang diperuntukkan untuk mencium, sehingga menyebabkan ikan itu bergerak menuju arah tertentu untuk merespon sinyal. Pergerakan ikan hiu akibat rangsangan elektroda itu dikontrol oleh pemancar radio kecil.

Langkah selanjutnya adalah menerapkan peralatan itu di luar laboratorium. Hiu biru yang mendapat cangkokan peralatan itu akan dilepas di lepas pantai Florida.

Karena sinyal radio tak mampu menembus laut, komunikasi dengan ikan itu akan dilakukan melalui menara akustik AL AS yang mampu mengirimkan sinyal sonar kepada seekor hiu dalam jarak hingga 300 kilometer jauhnya.(bbc-ant-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA