logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 NASIONAL
Line

Presiden Akan Resmikan 100.000 Unit RSS

  • Direncanakan Menginap di Wonosobo

SEMARANG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana meresmikan proyek pembangunan 100.000 unit rumah sehat sederhana (RSS) di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Perumahan Dinar Mas, Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Rabu (8/3).

Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Pemprov Jawa Tengah Drs Saman Kadarisman, Minggu (5/3), menjelaskan, selain meresmikan proyek RSS, Presiden juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan permukiman/perumahan korban tanah longsor Dusun Gunungraja, Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara.

Tempat relokasi korban bencana dan pembangunan permukiman yang baru berada di Desa Gunungraja Timur, tak jauh dari lokasi bencana longsor yang terjadi awal Januari lalu.

''Pembangunan permukiman korban longsor ini merupakan bagian dari program relokasi dan rekonstruksi korban bencana alam di kabupaten tersebut,'' ungkap dia, seusai mengikuti rapat persiapan kunjungan kerja Presiden di Jateng.

Lebih lanjut Saman menjelaskan, untuk menuju Banjarnegara, Presiden SBY dan rombongan rencananya melakukan perjalanan darat dari Kota Semarang menuju Banjarnegara. Saat ini, persiapan penyambutan seperti pengamanan rute perjalanan darat telah mulai dilakukan oleh unsur-unsur terkait.

Setelah melakukan kunjungan kerja di Banjarnegara, Presiden dan rombongan dijadwalkan menginap di Wonosobo. Sebab, Kamis (9/3) pagi, kepala negara akan mengunjungi objek wisata Kawasan Dieng di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara.

''Di lokasi Teater Dieng Plateu, Presiden didampingi Gubernur dan rombongan akan menyaksikan film dokumenter Bumi Kahyangan Dieng Plateu. Setelah itu, Presiden juga akan mengunjungi Kawah Sikidang yang masuk wilayah Banjarnegara,'' jelas Saman.

Terbesar

Ditanya alasan Perumahan Dinar Mas dijadikan pusat peresmian RSS, dia menuturkan, perumahan itulah yang paling banyak jumlah rumah tipe RSS-nya.

Di perumahan itu, pengolahan air bersih memenuhi persyaratan atau standar yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, juga telah dibangun sekitar 1.000 unit RSS oleh pengembang perumahan.

Persiapan di Perumahan Dinas Mas dalam menyambut Presiden, saat ini masih dilakukan. Di antaranya dengan membangun helipad apabila orang nomor satu di Indonesia tersebut menuju lokasi peresmian menggunakan helikopter.

Di samping itu, jalan menuju ke Perumahan Dinar Mas juga diperbaiki, meski hanya penambalan jalan sepanjang satu kilometer. (G17-60n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA