logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 MURIA
Line

Seorang Warga Tewas akibat Leptospirosis

REMBANG - Kasus kematian akibat Leptospirosis atau virus kencing tikus untuk pertama kali terjadi di Kabupaten Rembang. Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyebar melalui perantara tikus. Virus tersebut menyebar melalui darah dan bisa merusakkan hati, bahkan jaringan otak.

Kepala Seksi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, Soeripto, mengungkapkan, kasus kematian akibat Leptospirosis tersebut terjadi belum lama ini.

Korban meninggal bernama Sukadi (32), warga Desa Gendangasri, Kecamatan Pamotan.

''Korban meninggal di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang. Kasus kematian akibat Leptospirosis itu baru pertama kali ditemukan di Rembang,'' jelasnya, kemarin.

Dugaan sementara, yang bersangkutan tertular penyakit tersebut dari tempat kerjanya di Surabaya.

''Korban bekerja sebagai petugas gudang di Surabaya. Kami menduga, dia meninggal akibat tertular penyakit tersebut saat berada di kota itu,'' tegasnya.

Jaga Kebersihan

Lebih lanjut Soeripto menerangkan, ada kemungkinan virus tersebut masuk ke dalam tubuh korban melalui luka di kaki, yang terkena kontak dengan kotoran tikus.

Sebagai pencegahan terhadap penularan penyakit tersebut, DKK memeriksa secara intensif keluarga dan orang-orang terdekat korban.

''Hal ini kami maksudkan agar virus tersebut tidak menyebar dan menular kepada orang lain,'' tandasnya seraya mengingatkan, dengan munculnya kasus tersebut, masyarakat harus lebih menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelumnya (Suara Merdeka, April 2005) di Kabupaten Demak ada delapan orang yang terserang penyakit tersebut, seorang di antaranya meninggal. (moe-54h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA