logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 SEMARANG
Line

Kalender Raksasa Dicatat Muri

SALATIGA - Sebuah kalender buatan karyawan PT Mekar Armada Jaya Magelang tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai kalender raksasa pertama di Indonesia dan dunia. Kalender itu masuk catatan Muri, karena memenuhi kriteria paling (ter), pertama, unik, dan langka (P2UL).

Penyerahan piagam Muri dilakukan Sri Widiati dari Muri Semarang kepada Pimpinan Armada Group, David Herman Jaya, di Laras Asri Resort dan Spa Salatiga, Minggu (5/3) pagi. Selanjutnya, kalender dengan ukuran 5x4 meter, yang bisa digunakan sepanjang masa, itu akan ditempatkan di kantor Armada Group Magelang.

Sri Widiati mengungkapkan, dicatatnya kalender raksasa masuk dalam Muri, setelah pihak PT Mekar Armada Jaya Magelang menginformasikannya kepada kantor Muri, sekitar dua minggu lalu. Setelah memenuhi ketentuan P2UL, akhirnya Dewan Muri memutuskan kalender itu layak masuk catatan Muri sesuai dengan keputusan Nomor 1.874/Muri/III2006. ''Pencatatan kalender itu merupakan yang ke-1.874 dari semua rekor yang ada,'' papar Sri.

Menurutnya, kriteria P2UL merupakan standar yang telah diterapkan dalam menentukan layak atau tidaknya suatu karya manusia tercatat di Muri, sedangkan bagi pemecah rekor atas jenis karya yang sama, pembuatnya minimal dapat menghasilkan lebih besar 10% dari yang sebelumnya.

Direktur Produksi PT Mekar Armada Jaya Magelang, Haris Huan, didampingi Humas, Laras Asri Yanuarita Evafani, mengungkapkan, ide pembuatan kalender tersebut berawal dari keinginan mempersembahkan hadiah kepada pimpinan Armada Grup, David Herman Jaya, yang tahun ini genap berusia 54 tahun. Kemudian diputuskan membuat kalender raksasa, dengan ukuran sesuai dengan umur David yakni 5x4 meter.

Kalender yang dibuat itu menandakan bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari perhitungan waktu, yakni tanggal dan tahun. Dalam bekerja pun tanggal dan tahun merupakan satuan periodik, yang dapat digunakan sebagai batasan mengukur keberhasilan suatu kegiatan. Kehidupan orang pun dipastikan tidak akan lepas dari kalender. ''Hal itu juga tidak lepas dari kegiatan di perusahaan kami,'' tutur Haris.

Penggarapan kalender raksasa tersebut memakan waktu seminggu, dengan total dana Rp 5 juta, yang melibatkan seorang pendesain dan 4 orang pekerja. Bahan yang dibutuhkan, seperti, multiplek, seng, pipa konstruksi, dan stiker, serta beberapa bahan lain untuk melengkapi kalender tersebut. (H2-16h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA