| Senin, 06 Maret 2006 | SEMARANG |
SLT Dicairkan Pertengahan Maret
KENDAL- Setelah tiga kali ditunda, Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal kembali merencanakan subsidi langsung tunai (SLT) kepada masyarakat, pertengahan Maret ini. Tiga kali penundaan pencairan terjadi pada pertengahan Januari, pertengahan Februari, dan awal Maret. "Tertundanya pencairan SLT di Kendal disebabkan oleh banyaknya tuntutan masyarakat supaya penyaluran susulan tahap I serta tahap II dilakukan secara bersamaan. Akibatnya, BPS memerlukan waktu cukup lama untuk memverifikasi jumlah penerima SLT agar data valid," papar Kepala BPS Kendal Zainudin, di kantornya, akhir pekan lalu. Validitas data perlu dilakukan, ungkap dia, supaya penyaluran tidak menimbulkan persoalan di belakang hari. Seperti dalam penyaluran tahap I. "Sampai batas verifikasi pekan lalu, tercatat jumlah penerima susulan tahap I ada 15.954 rumah tangga miskin (RTM). Jumlah penerima pada tahap II tercatat 73.876 RTM. Besaran uang yang akan disalurkan dari dana kompensasi BBM tersebut adalah Rp 100.000/bulan." 308 Enggan Ditarik Dia menuturkan, Jumat (3/3) lalu pihaknya telah menyerahkan data verifikasi ke PT Pos Kendal guna dikirim ke BPS Pusat melalui BPS Provinsi Jateng. "Pencetakan kartu SLT diperkirakan selesai 10 Maret. Dari sini diharapkan pada pertengahan Maret nanti, pencairan ke masyarakat sudah bisa dilakukan." Jumlah penerima pada tahap II, urai dia, lebih banyak daripada tahap sebelumnya, yakni 61.016 RTM. "Dari jumlah penerima tahap I ini, kami telah menarik 3.175 kartu RTM. Keluarga yang ditarik kartunya otomatis tidak lagi memiliki hak untuk memperoleh bantuan uang kompensasi BBM. Dari jumlah tersebut, 308 keluarga tidak mau menyerahkan kartu yang dipegangnya. Mereka beralasan masih berhak menerima subsidi dari pemerintah." (G15-37s) |