| Senin, 06 Maret 2006 | SEMARANG |
Tabrakan KarambolTruk dan Dua Mobil Rusak ParahDEMAK - Tabrakan karambol terjadi di Jl Raya Semarang-Demak Km 8, tepat di depan PT Aneka Ilmu, Minggu (5/3). Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, dua mobil dan sebuah truk mengalami rusak parah. Dua mobil itu adalah Toyota Kijang Innova H-9273-LA yang dikendarai Soto (56), warga Sukodono, Tahunan, Jepara dan Daihatsu Zebra AB-8973-VA dikemudikan Suherman (45), warga Guyangan, Bangsri, Jepara. Selain itu juga sebuah truk diesel K-1451-LA, dikemudikan Nur Salim (28), warga Tlogoharum, Pati. Petugas Satlantas Polres Demak yang datang ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan mengenai penyebab terjadinya peristiwa itu. Namun berdasarkan sejumlah saksi, diduga kuat hal itu disebabkan sopir truk pengangkut kelapa kurang waspada terhadap situasi jalan. Suherman mengemukakan, pagi itu dia bersama keluarganya naik Daihatsu Zebra hendak menengok kerabatnya yang sedang sakit di kawasan Menjangan, Gayamsari. Mobilnya melaju dari arah timur. Sekitar pukul 06.00, ketika hendak melintasi lokasi kejadian, dia melihat truk diesel pengangkut kelapa, berusaha mendahului sebuah truk tronton dari sisi kanan. Tiba-tiba, truk diesel oleng ke kanan hingga melewati marka jalan. "Mobil saya ditabrak hingga berputar arah. Saya tidak mampu menghindari tabrakan itu karena kejadiannya sangat cepat," kata Suherman. Akibatnya, lanjut dia, mobilnya mengalami kerusakan sangat parah. Bodi samping kanan ringsek dan seluruh kaca hancur. Setelah kejadian, istri dan anaknya agak terguncang jiwanya. Gagal Obatkan Istri Soto, pengemudi Toyota Kijang Innova menambahkan, setelah truk menabrak Daihatsu Zebra, truk itu menyeruduk mobilnya. Akibat kejadian itu, dia gagal mengobatkan istrinya, Mariati (50), yang sudah lama menderita sakit keras, ke seorang paranormal di Gunungpati. "Ya ini mungkin sudah menjadi takdir istri saya. Tuhan belum mengizinkan berobat hari ini," tuturnya. Setelah itu, truk melaju tak terkendali. Truk baru berhenti setelah terguling ke kanan. Seluruh muatan yang terdiri atas ribuan butir kelapa dan gula jawa tumpah di jalan. Warga Desa Sriwulan yang ada di sekitar lokasi kejadian berusaha memberikan pertolongan kepada korban. Tak ada penjarahan atas barang milik korban. Tetapi sebaliknya, mereka berusaha mengamankannya hingga petugas Polsek Sayung dan Satlantas Polres Demak tiba di lokasi kejadian. Sopir truk diesel, Nur Salim mengaku bahwa dirinya membanting kemudi ke arah kanan jalan secara tiba-tiba. Hal itu terpaksa dilakukan karena menghindari laju truk tronton yang tiba-tiba oleng ke kanan. "Secara spontan, saya kaget melihat truk yang tiba-tiba hendak menabrak truk saya. Terpaksa, saya banting ke kanan. Kemudi tak bisa saya kendalikan lalu menabrak dua mobil itu," jelasnya. Nur Salim mengemukakan, truknya mengangkut kelapa dan gula jawa dari Cilacap. Berangkat dari Cilacap sekitar pukul 02.00 menuju ke Pati. "Saya mengemudikan truk tidak terlalu cepat. Saat kejadian pun saya tidak mengantuk," ujarnya. (G5,fzm-16d) |