logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Maret 2006 EKONOMI
Line

Tekan Inflasi, BM Impor Diminta Naik

JAKARTA-Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengusulkan untuk menekan laju inflasi pada Maret 2006 di bawah 1 persen, pemerintah harus menaikkan tarif bea masuk (BM) impor, terutama untuk garmen.

Usulan itu disampaikan Paskah Suzetta seusai penandatanganan dengan UNDP di Jakarta baru-baru ini. ''Saya kira inflasi tidak lebih dari 1 persen. Untuk menekan laju inflasi bulan berjalan, maka harus ada kebijakan yang diubah oleh pemerintah. Saya mengusulkan agar tarif bea masuk impor itu dinaikkan,'' paparnya.

Menurut dia, apabila tidak secepatnya diberlakukan peningkatan bea masuk impor, akan sangat mengkhawatirkan kondisi industri di dalam negeri, terutama sektor tekstil.

Pasalnya, kata dia, impor yang ada saat ini sudah sangat ''kebablasan'' dan mengancam industri dalam negeri. ''Kalau bea masuk impor ini tidak dinaikkan, saya khawatir industri dalam negeri semakin terpuruk. Kita harus menjaga kepentingan dan produksi dalam negeri,'' tandasnya.

Memang, lanjut dia, usulan ini tidak akan mengganggu harmonisasi tarif bea masuk yang lain, karena beberapa bahan baku impor masih ada yang tarifnya nol persen. Paskah menjamin, kenaikan tarif tidak merugikan kepentingan industri dalam negeri, tetapi justru menjaga kelangsungan industri dalam negeri.

''Kalau dibiarkan barang impor masuk dengan harga murah, tentu tidak melindungi produksi dalam negeri. Padahal produk yang diimpor itu bisa diproduksi di sini,'' tegasnya. (bn-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA