| Senin, 27 Februari 2006 | KEDU & DIY |
''Perjokian Jangan Ditoleransi''TEMANGGUNG - Para panitia dan pengawas ujian CPNS 2005 Kabupaten Temanggung diminta untuk tidak memberikan toleransi kepada peserta yang menggunakan cara-cara tidak terpuji dalam mengerjakan soal-soal. Termasuk dalam hal ini adalah dengan praktik perjokian. ''Bapak dan ibu pengawas agar jangan menoleransi pada perbuatan-perbuatan kecurangan yang sifatnya perjokian,'' tandas Sekretaris Daerah Setyo Adji ketika memberikan sambutan dalam pembekalan kepada para pengawas ujian CPNS 2005 Kabupaten Temanggung di Graha Bumi Phala, kantor Setda, Sabtu (25/2). Menurut pandangannya, praktik-praktik tak terpuji dan penuh kecurangan bukan tidak mungkin dilakukan para peserta ujian CPNS kali ini. Sebab, bagaimanapun dalam persaingan yang seketat ini selalu muncul niat-niat yang tidak baik dari peserta. Apalagi, jika panitia dan pengawas dalam menjalankan tugas tidak sesuai dengan harapan. ''Wong seorang wakil bupati saja ada yang menggunakan joki agar ujiannya lulus, kok,'' ucap Sekda. Karena itu, sambung dia, para pengawas harus menaati tata tertib dan aturan. Dia percaya, para guru yang akan menjadi pengawas telah banyak memiliki pengalaman. Sebab, mereka telah berulang-ulang menjadi pengawas ketika para siswa melaksanakan ujian di sekolah. ''Pemilihan bapak-ibu guru sebagai pengawas ini bukanlah suatu kebetulan melainkan juga karena pertimbangan atas pengalaman mereka selama ini,'' kata dia. Sekda berharap, ujian CPNS sebagai proses untuk menyaring para calon birokrat ini tidak dinodai dengan praktik-praktik yang melanggar hukum. Sebab, bagaimana mungkin aparat negara kelak akan dapat menjadi baik, jika proses yang dilaluinya sudah mengandung hal-hal yang tidak terpuji dan penuh pelanggaran. Dia menekankan, tidak semua peserta memiliki persiapan fisik maupun mental yang memadai. Apalagi, waktu pelaksanaan ujian sangat pagi sehingga mungkin ada yang berangkat dengan terburu-buru. Karena itu, untuk mengantisipasi peserta yang kondisi fisiknya rentan, dia meminta pengawas selalu berkoordinasi dengan tim kesehatan. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ujian CPNS 2005 Kabupaten Temanggung Tri Marhaen Suhardono, dalam pembekalan tersebut mengungkapkan tugas-tugas dan teknis pelaksanaan ujian CPNS besok pagi. Antara lain pengawas harus meneliti identitas dari peserta ketika memasuki pintu ruang ujian. ''Apabila masih ragu-ragu dengan identitas yang ditunjukkan peserta, pengawas bisa mengeceknya kembali ketika mereka sudah masuk di dalam ruangan,'' pinta dia.(hsf-39j) |