| Sabtu, 25 Februari 2006 | SALA |
Pengawas Diminta Waspadai Joki dalam Tes CPNSWONOGIRI - Ketua panitia perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Sekda Mulyadi menyeru semua pengawas mewaspadai kemunculan joki dalam tes yang rencananya digelar pada Selasa (28/2). Dia menyatakan hal itu saat memimpin rapat bersama 1.134 personel pengawas tes CPNS. ''Pengawas harus jeli mencocokkan peserta tes dan foto di kartu tes peserta. Bila ada peserta tak dapat menunjukkan kartu tes tolak saja,'' katanya. Dia meminta jangan sampai ada soal dan lembar jawab komputer hilang. ''Semua harus kembali dikumpulkan utuh seperti semula,'' kata dia dalam rapat di pendapa kabupaten. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pranoto mengatakan, ada 11.977 pelamar akan mengikuti tes secara serentak. Mereka akan memperebutkan 681 lowongan yang meliputi tenaga honorer 442 orang dan pelamar umum 239. Panitia akan menyediakan 604 ruang di 35 tempat. Tempat tes adalah 34 sekolah di Kecamatan Wonogiri Kota dan Selogiri yang mudah dijangkau dengan kendaraan umum serta GOR Girimandala Wonogiri. GOR dikhususkan untuk pegawai honorer 3.334 orang. Setiap ruang akan ditempati 20 peserta yang diawasi dua pengawas. Jadi total pengawas, termasuk koordinator yang dibebankan ke kepala sekolah, 1.134 orang. Itu belum termasuk aparat Satpol-PP, hansip/linmas, dan polisi. Tes akan diadakan secara transparan. ''Karena itu jangan sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Situasi Wonogiri yang kondusif hendaknya dipertahankan. Hindari kejadian negatif sebagaimana di kabupaten lain,'' kata Pranoto. Dia mengimbau para kepala sekolah mengerahkan pengurus OSIS untuk membantu memberikan penerangan ke peserta tes yang bingung menemukan lokasi tes. Kepala Dinas Pendidikan Bambang Eko Sarwono meminta kepala sekolah berperan maksimal dan penuh tanggung jawab. Para murid diberi tugas di rumah pada hari H tes CPNS. ''Jangan diartikan sebagai hari libur.'' (P27-53) |