| Sabtu, 25 Februari 2006 | SALA |
Kretin Bisa Membuat Anak IdiotKEKURANGAN yodium membuat sebagian warga Kabupaten Wonogiri menderita gondok dan kretin, penyakit yang menyebabkan keterbelakangan mental. Berikut wawancara dengan Wakil Bupati Y Sumarmo mengenai permasalahan tersebut. Kenapa muncul wacana transmigrasi lokal? Kemunculan penyakit gondok dan kretin di tujuh dari 25 kecamatan di Wonogiri disebabkan oleh kondisi alam yang tak mengandung zat yodium. Karena itu, siapa pun berisiko mengidap gondok dan kretin. Idealnya daerah kantong gondok tidak dihuni. Sebagai alternatif, muncul wacana program transmigrasi lokal. Namun baru wacana. Semua tergantung pada masyarakat, mau atau tidak mengikuti transmigrasi. Apa penanganan yang telah dilakukan? Ada penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Semua mencakup 12 aspek. Penanganan jangka pendek berupa pemberian bantuan kapsul yodium ke semua wanita usia subur, murid sekolah, serta semua penderita gondok dan kretin di daerah endemik. Bersamaan dengan itu kami lakukan penyuluhan dan sosialisasi penanggulangan penyakit gondok dan kretin. Juga rujukan kasus dengan indikasi kretin ke Balai Penelitian Gangguan akibat Kekurangan Yodium (BP GAKY) Magelang. Penanganan jangka panjang berupa peningkatan penggunaan garam beryodium terus-menerus. Pemerintah dan Dinas Kesehatan Kabupaten secara rutin memberikan bantuan garam beryodium ke masyarakat di daerah endemis gondok. Juga memberikan bimbingan praktik mobilisasi alat yodisasi di pasar-pasar. Berapa dana penanggulangannya? Cukup banyak. Itu selalu kami anggarkan setiap tahun secara berkelanjutan. Dana dari APBD kabupaten, bantuan APBD Provinsi Jawa Tengah, APBN, dan bantuan luar negeri. Tahun 2000 Rp 2,25 juta, 2001 Rp 17,94 juta, 2002 Rp 17,27 juta, 2003 Rp 172,805 juta, 2004 Rp 24,067 juta, dan 2005 Rp 70 juta. Itu belum termasuk bantuan dari pihak ketiga yang sering diberikan secara insidental dan langsung ke penderita. Apakah kretin menular? Tidak. Kretin tidak menular sebagaimana penyakit yang disebabkan oleh virus. Kretin terjadi pada anak dari ibu yang sewaktu hamil kekurangan yodium. Anak menjadi kredil, mengalami gangguan sistem otot, kemunduran mental, perkembangan saraf terhambat, gangguan bicara (gagap), kegagalan pertumbuhan (cebol), dan lemas tak bertenaga. Gangguan itu bisa berlanjut sehingga anak menjadi idiot. (Bambang Pur-53) |