logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Februari 2006 SALA
Line

Lagi, Seorang Tewas Terserang DBD

WONOGIRI - Lagi, seorang anak tewas karena terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Kematian Guntur Sofyan (10), warga Lingkungan Pokoh RT 1 RW 4 Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri Kota, itu membuat warga masyarakat gelisah. Tokoh masyarakat, Darmono, yang anaknya kini mengidap DBD dan diopname di rumah sakit, mengimbau aparat kesehatan menanggulangi secara serius serangan DBD. ''Agar korban tidak bertambah dan kegelisahan masyarakat tidak meningkat menjadi kepanikan,'' ujarnya.

Ketua DPRD Sugimin Djoko Suwondo juga menyatakan penanganan terhadap serangan DBD harus dilakukan sungguh-sungguh. ''Jangan baru bertindak ketika sudah ada yang tewas.''

Kepala Dinas Kesehatan Sukeksi menyatakan memang ada seorang korban tewas terserang DBD dan ada indikasi peningkatan serangan pada awal tahun ini. Dua bulan terakhir ini ada 61 penderita dengan korban tewas seorang. Januari 2006 ada 46 penderita dan Februari 15 penderita dengan korban tewas seorang.

Dia menyatakan serangan pada awal tahun meningkat dibandingkan dengan awal tahun lalu. Sebab, pada Januari 2005 hanya ada empat kasus serangan DBD. Namun pada Januari 2006 ada 46 penderita.

Bahkan selama tahun lalu total kasus serangan DBD hanya 105 orang dengan korban tewas dua orang. Dia mengemukakan ada kecenderungan peningkatan serangan berkait dengan kedatangan musim hujan. Karena itu Dinas Kesehatan menyerukan gerakan kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak dan rutin. Warga masyarakat hendaknya selalu menguras dan menutup tandon air serta mengubur peralatan bekas yang dapat dijadikan sarang nyamuk.

Cara itu paling efektif memutus siklus hidup nyamuk Aedes ageypty sebagai penular DBD. Pemberantasan sarang naymuk bisa digalakkan dari rumah masing-masing keluarga melalui Gerakan Jumat Bersih setiap pekan.

Kepala Subdinas Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan H Widodo menyatakan 18 dari 34 wilayah puskesmas di 25 kecamatan merupakan wilayah endemis DBD. Wilayah endemis itu antara lain Selogiri, Wonogiri Kota, Nguntoronadi, Jatiroto, Jatipurno, Baturetno, Slogohimo, dan Wuryantoro. (P27-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA