logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Februari 2006 SALA
Line

75 Persen Kelurahan Dimekarkan

BALAI KOTA - Pemkot Surakarta akan melakukan pemekaran wilayah tahun ini. Demikian dikemukakan oleh Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot, Drs Widdi Srihanto, kemarin. Rencana tersebut, lanjut dia, merupakan realisasi usulan warga masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan kota (musrenbangkot).

"Sekitar 75% kelurahan di Solo mengalami pemekaran. Jadi, sudah saatnya dilakukan pemecahan wilayah dimulai dari unsur terkecil, yakni RT dan RW," paparnya.

Tahun 2004, kata dia, ada 2.644 RT dan 592 RW.

Lantaran terjadi penambahan penduduk, yang didukung oleh aspek lain, misalnya luas wilayah dan kondisi geografis, jumlah tersebut perlu dipecah lagi.

"Latar belakang pemecahan itu lebih bertujuan untuk kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Kalau jumlah warga yang dilayani cukup besar, solusi agar pelayanan tidak terganggu ya... dengan memecah RT serta RW," ungkapnya.

Bekerja sama dengan UNS, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian pemekaran wilayah, yang didanai APBD 2006 senilai Rp 80 juta.

"Ada dua kelurahan yang dijadikan pilot project pemekaran wilayah, yakni Kadipiro dan Semanggi," jelasnya.

Selain itu, pihaknya kembali melakukan pendataan jumlah RT dan RW yang terdapat di 51 kelurahan. Pada masa pergantian pengurus RT dan RW awal tahun ini sudah ada beberapa pengajuan membentuk RT dan RW baru.

Warga, menurut dia, memandang sudah saatnya wilayah Solo dimekarkan sesuai dengan pertumbuhan penduduk.

Sebagai konsekuensi atas pemecahan wilayah tersebut, kata dia, diperlukan penambahan fasilitas administrasi teknis. Akan diusulkan alokasi dana tersebut dalam perubahan anggaran berjalan. (G13-27h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA