logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Februari 2006 PANTURA
Line

Sopir Mikrobus Tolak Pemindahan Trayek

  • Ancam Mogok Operasi

BREBES - Ratusan sopir mikrobus di Brebes akan mogok beroperasi, jika trayek mereka dipindah oleh Satlantas Polres Brebes. Mereka menganggap pemindahan itu menyebabkan penghasilan mereka turun.

Ketua Paguyuban Mikrobus, Girman, mengatakan jumlah mikrobus yang melewati jalur itu tercatat 283 unit, terdiri atas 145 mikrobus jurusan Tegal-Losari, 73 mikrobus jurusan Ketanggungan-Tegal, dan 65 mikrobus jurusan Losari-Tegal.

Akibat pemindahan trayek dari depan Pasar Induk Brebes ke Jalan Yos Sudarso, jumlah penumpang yang dapat mereka angkut menurun, sehingga penghasilan para sopir pun turun drastis pula.

Selain itu, para sopir juga mengeluhkan kondisi Jalan Yos Sudarso yang sempit dan penuh lubang. Menurut Girman, kondisinya jauh berbeda dibandingkan trayek melalui Pasar Induk.

Para penumpang dari pasar juga tidak perlu mengeluarkan ongkos tambahan untuk naik becak, karena mereka dapat langsung naik mikrobus yang mangkal di depan pasar.

Bagi sopir, jumlah penumpang pun banyak. "Namun sekarang, gara-gara trayek dipindah para penumpang dari pasar engan naik mikrobus. Sebab, tempat mangkal yang sekarang jauh dari pasar," katanya.

Turun 50 Persen

Sementara itu Subekhi, seorang sopir mikrobus jurusan Tegal-Losari, mengatakan pemindahan trayek tersebut membuatnya kehilangan penghasilan 50 persen dari biasa.

Ketika mikrobus masih melalui trayek Pasar Induk, dalam satu hari dia memperoleh penghasilan antara Rp 250.000 hingga Rp 300.000.

Karena itu, para sopir mengajukan permohonan kepada petugas agar mikrobus kembali melewati Pasar Induk. "Kalau permohonan tidak ditanggapi, kami akan mogok beroperasi," tegasnya.

Kapolres Brebes AKBP Drs Ma'shum melalui Kasatlantas AKP Dodi Darjanto SIK mengatakan, pengalihan trayek mikrobus bertujuan untuk memperlancar lalu lintas di jalur pantura.

Pasalnya, selama ini para sopir mikrobus sering mangkal di depan Pasar Induk, sehingga sering terjadi penumpukan kendaraan dan menghambat arus lalu lintas dari arah Jakarta.

"Saya berharap sopir juga menghormati kepentingan umum. Tujuan pemindahan trayek itu adalah untuk menghindari kemacetan di jalur pantura," ujarnya. (H17-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA