SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Jumat, 24 Februari 2006

JAKARTA-Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengakui defisit tahun ini diperkirakan lebih tinggi dari target APBN 2006 sebesar 0,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu disebabkan adanya proyek infrastruktur dengan kucuran total dana sebesar Rp 12 triliun.

SOLO-Pemerintah diminta menentukan standar industri batu bara, jika memang menginginkan briket bahan tambang itu menjadi salah satu energi alternatif yang digunakan secara massal. Sebab kata Direktur Engineering PT Pama Persada Nusantara (perusahaan produksi pertambangan) Afify Jauhari, bentuk, jenis dan kualitas briket yang ada sekarang sangat bervariatif. Demikian pula bentuk kompornya bermacam-macam.

SEMARANG-Kendati dinilai paling tertinggal dibanding provinsi lain di Pulau Jawa, perekonomian Jateng berpotensi besar untuk bangkit. Pasalnya banyak peluang yang bisa digarap.

JAKARTA-PT Bank BRI Tbk tahun ini menargetkan pendapatan non-operasional atau fee based income (FBI) sebesar Rp 750 miliar atau meningkat 50% dibanding pencapaian tahun sebelumnya yang hanya Rp 550 miliar.

JAKARTA-Bank Niaga mencatat laba sebelum pajak yang telah diaudit sebesar Rp 746,3 miliar pada Desember 2005, atau turun 1,06% dari Rp 754 miliar pada periode yang sama 2004.

SECARA umum perusahaan di kawasan Kaligawe saat ini sudah beroperasional normal kembali. Kerusakan jalan tak menghalangi mereka untuk tetap bekerja di kawasan itu.

JAKARTA-Rencana pembangunan jalan tol Semarang-Batang, Pemalang-Batang, dan Pejagan-Pemalang sudah selesai dibahas. Saat ini proyek itu sudah memasuki pembahasan akhir di Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT).

SOLO-Pusat perkulakan Makro Indonesia membuka gerai ke-19 di Solo. Peresmian dilakukan Wali Kota Joko Widodo, Kamis kemarin. Dengan demikian, di Jateng dan DIY kini terdapat tiga gerai, dua yang dibuka sebelumnya di Semarang dan Yogyakarta.

JAKARTA-Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Minyak Untuk Infrastruktur Perdesaan (PKPS-BBM-IP) tahun anggaran 2005, berhasil dilaksanakan sampai Februari 2006 dan secara akumulatif telah mencapai tujuan.

SEMARANG-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang menekankan penguatan kembali hubungan tripartide, yakni pengusaha, karyawan dan pemerintah. Penguatan ini diperlukan agar pengembangan bisnis bisa berjalan kondusif.

JAKARTA-Pengusaha warung tegal (warteg) yang membuka usaha di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) membentuk Koperasi Warung Tegal Sejahtera (Wartegas). Dipelopori Cheppy T Wartono, SE, salah seorang anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX (Kabupaten Tegal dan Brebes), Wartegas mempunyai misi utama membantu dan mengembangkan perekonomian pengusaha warteg di Jabodetabek.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA