| Jumat, 24 Februari 2006 | MURIA |
13 Sarana Pengairan Masuk Daftar PerbaikanKUDUS - Tiga belas sarana pengairan di Kabupaten Kudus dimasukkan ke dalam daftar perbaikan untuk Tahun Anggaran 2006. Ke-13 sarana yang menjadi sasaran pembenahan, di luar kerusakan akibat musibah banjir beberapa pekan lalu. Kepala Dinas PU Kudus Drs Prayit Margono melalui Kabid Pengairan Ir Arumdyah Lienawati mengemukakan hal itu, Kamis (23/2). Lebih lanjut, Arum menyebutkan, sarana-sarana pengairan yang menjadi target pembenahan tersebut meliputi perbaikan saluran pembuang Sikotok (Megawon), normalisasi sebagian Sungai Sikotok, perbaikan senderan Kali Sili, serta yang ada di Sungai Uneng (Gamong). Lainnya, perbaikan talut Sungai Tumpang, penguatan senderan pada saluran Medini-Sambung, dan pembenahan pintu air Sungai Jumirah di Gulang. Selain sasaran tersebut, pembuatan pintu pembuang baru Logung di Jojo. Kemudian, pembuatan parapet di sebagian bantaran Sungai Piji, pembuatan talut di Sungai Jojo, peninggian tanggul di Sungai Dawe yang melintas di Golantepus, serta peninggian talut di saluran sekunder Klambu-Wilalung. "Dana perbaikan untuk kegiatan tersebut diperkirakan Rp 2 miliar," katanya. Selain itu, pada tahun anggaran ini pihaknya juga akan melanjutkan normalisasi Kali Londo sepanjang 5 km yang sebelumnya sudah pernah dilakukan BPSDA dan Pengairan PUK. Normalisasi tahun ini, lanjut dia, diupayakan sepanjang 13,5 kilometer. "Panjang keseluruhan Kali Londo 27 kilometer," ucapnya. Soal dananya, dia menyatakan pada APBD 2006 untuk Kali Londo telah disiapkan dana Rp 8 miliar serta tambahan dana dari Gubernur Rp 3 miliar. Perbaikan sarana-sarana pengairan itu, kemungkinan akan menghabiskan dana Rp 2 miliar. (H8-54j) |