logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 24 Februari 2006 KEDU & DIY
Line

Penerima Raskin Diminta Tak Dibebani Biaya

BANTUL - Para petugas pembagian beras miskin yang tergabung dalam Tim Raskin (Tim Beras Miskin) Kabupaten Bantul, hendaknya benar-benar memihak kepada rakyat miskin. Dengan harapan, warga yang berhak menerima bisa merasakan bantuan itu.

''Ini agar benar-benar direalisasikan, sehingga sesuai tujuannya yang antara lain meringankan beban warga miskin. Sementara itu, di sisi lain, penerima juga jangan sampai dibebani biaya distibusi raskin,'' kata Sekda Bantul Drs H Gendut Sudarto, Rabu (22/2).

Harapan Sekda itu disampaikan di ruang rapat lantai tiga gedung induk Pemkab, dihadapan peserta Sosialisasi Program Raskin tahun 2006.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala BKK Abu Dzarin Norhadi SH MKes, Kabag Perekonomian Bambang Guritno SH, Datuk Sutrisno dari Bulog Divre Yogyakarta serta pejabat dari Dinas Sosial DIY.

Adapun peserta sosialisasi diikuti 17 Sekretaris Kecamatan (Sekcam), para lurah dan sejumlah peserta dari dinas instansi terkait.

Langkah yang harus ditempuh, lanjut Sekda, antara lain merealisasikan agar penyaluran raskin itu jangan sampai salah sasaran. Dengan demikian dalam hal ini, aparat tim raskin tingkat kecamatan ataupun kelurahan perlu terus koordinasi dengan petugas statistik kecamatan.

Untuk itu, tutur dia, beras yang dimasudkan untuk meringankan beban kepala keluarga (KK) miskin itu agar benar-benar disalurkan kepada yang berhak. Sebab, ujarnya, pendistribusian raskin di Kabupaten Bantul akan dilakukan mulai tanggal 25, 27, dan 28 Februari.

''Selama tahun 2006 ini, KK miskin di Bantul akan menerima 10 kali pembagian raskin yang direncanakan setiap KK menerima 10 kg,'' tandasnya. (sgt-55v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA