| Jumat, 24 Februari 2006 | KEDU & DIY |
Di RSU Purbowangi GombongDisediakan Ruang AC untuk Pasien AskesGOMBONG - RSU Purbowangi Gombong, Kebumen, ingin mengubah kesan yang selama ini menomorduakan pasien Asuransi Kesehatan (Askes). Bahkan, mulai 1 Maret nanti, pasien Askes di rumah sakit itu akan dilayani secara prima di ruangan khusus ber-AC. Hal itu diungkapkan Direktur RSU Purbowangi, Dokter H Fatah Widodo SPM MKes, usai penandatanganan kerja sama, dengan PT Askes Cabang Magelang. Acara dihadiri Manajer PT Askes (Persero) Cabang Magelang, Dra Maria Hermina Apt SE. Menurutnya, sesuai misi rumah sakit tersebut sebagai sahabat umat menuju sehat serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang terjangkau masyarakat, pihaknya akan menempatkan semua pasien Askes, baik dari PNS, pensiunan, maupun masyarakat miskin, sebagai primadona. ''Kami pandang pelayanan Askes strategis, karena dijamin oleh pemerintah. Kami menempatkan empat petugas khusus, yang dipimpin seorang dokter agar memberikan pelayanan terbaik,'' tandas direktur Stikes Gombong itu. Bagi peserta Askes, begitu masuk rumah sakit telah disediakan loket khusus. Mereka diminta menunggu di ruang khusus yang berpendingin, sedangkan petugas akan datang memberikan pelayanan. Bila masih ada kekurangan administrasi, tetap bisa dilayani lebih dahulu. Keluarga Miskin Manajer Askes Cabang Magelang, Maria Hermina, menyatakan, sesuai tuntutan zaman, pelayanan Askes di rumah sakit yang ditunjuk harus lebih baik. Dia mengharapkan, rumah sakit itu bisa memberikan pelayanan maksimal, termasuk kepada pasien Askes dari keluarga miskin (Gakin) ataupun masyarakat miskin. Menurut Maria, Pemerintah bertekad, pada masa mendatang seluruh masyarakat bisa mendapat jaminan sosial kesehatan. Sementara itu, data dari Pemkab Kebumen, di Kebumen jumlah keluarga miskin masih 350.000 jiwa. Bahkan, data terbaru BPS menjadi 400.000 jiwa, sehingga memerlukan penanganan yang serius, termasuk dari sektor kesehatan. Menurut keterangan Fatah Widodo, pihaknya kini terus mengembangkan kualitas pelayanan dan melengkapi sarana peralatan serta tenaga medis. Sebagai unggulan, RSU Purbowangi menjadi salah satu rumah sakit yang memiliki fasilitas medis terlengkap untuk pelayanan penyakit mata di Jateng Selatan. Bahkan, RSU tersebut menyediakan UGD Mata, yang siap melayani kasus-kasus gawat darurat mata selama 24 jam. Masyarakat yang menderita sakit mata akibat kasus-kasus darurat, baik penyakit maupun kecelakaan, dapat ditangani segera dan tak harus dirujuk ke rumah sakit di luar kota. Fatah mengakui, rumah sakit tersebut berada di pinggiran dan terkesan masih kecil. Namun, pihaknya memiliki fasilitas perawatan 50 kamar tidur, laboratorium, apotek, fisioterapi, USG, dan UGD. Untuk operasi mata telah tersedia peralatan slip lamp, tonometer, autorefractometer, USG, dan operation microscope. ''Kami melayani operasi mata setiap hari, termasuk pasien Askes dan Gakin,'' imbuh Fatah. Pengurus Yayasan, Sudarsini, yang mengelola rumah sakit Ir Joko Waluyo menambahkan, pihaknya bertekad menjadikan rumah sakit tersebut sebagai pilihan masyarakat yang butuh pelayanan bermutu. Mulai 1 Maret pelayanan Askes diutamakan dan mendapat prioritas, namun tidak mengabaikan pelayanan umum. (B3-16h) |