| Jumat, 24 Februari 2006 | KEDU & DIY |
Banyak Angkatan Kerja Berpendidikan SDYOGYAKARTA - Rektor UGM Yogyakarta Prof Dr Sofian Effendi mengemukakan, banyak negara yang tidak memiliki sumber alam tetapi dengan mutu sumber daya manusianya yang tinggi mampu menjadi negara yang tingkat kemakmurannya sangat tinggi. Contohnya Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, Swiss, dan Israel. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional 2003 yang diadakan Badan Pusat Statistik, Indonesia memiliki 152,6 juta angkatan kerja usia 15 tahun ke atas. Namun, yang berpendidik akademi dan diploma hanya 1,6% dan yang berpendidikan S-1 hanya 2%. Pernyataan tersebut dia kemukakan ketika mewisuda lulusan Program Diploma UGM periode II Tahun Akademik 2005/2006 di Gedung Grha Sabha Pramana, kampus Bulaksumur Yogyakarta, Rabu (22/2). Prof Sofian mengungkapkan, dari jumlah angkatan kerja itu sebagian besar atau 54,2% berpendidikan SD ke bawah, 23,1% berpendidikan SLTP, dan 19,2% berpendidikan SLTA. Dia menekankan, untuk menyukseskan pelaksanaan industrialisasi, negeri ini sangat memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu. Yang lebih penting lagi, jenis dan jenjang pendidikan yang diperlukan tidak semua lulusan S-1. Mentransformasikan Namun, lebih banyak diperlukan lulusan program diploma. Dengan kata lain, untuk mentransformasikan 40,1 juta unit usaha kecil menjadi unit usaha menengah dan 56.000 unit usaha menengah menjadi usaha besar, masih terbuka peluang untuk lulusan pendidikan diploma. Lulusan diploma (AMd) yang diwisuda hari itu ada 566 orang dengan lama studi rata-rata tiga tahun empat bulan. Itu berarti tiga bulan lebih pendek dari waktu studi rata-rata periode sebelumnya, yaitu tiga tahun tujuh bulan. Dari jumlah tersebut, 67 orang mampu mencapai prestasi dengan predikat cumlaude. Peraih IPK tertinggi, yaitu 3,85, adalah Dion Priyo Prakoso dari Program Diploma Ekonomi. Hingga saat ini UGM telah meluluskan 22.997 pemegang diploma. Rinciannya Diploma Ekonomi 6.570 lulusan, disusul Diploma Teknik (5.991), dan Diploma Isipol (2.495). (P12-39j) |