| Jumat, 24 Februari 2006 | EKONOMI |
Hubungan Tripartide Harus Lebih DiperkuatSEMARANG-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang menekankan penguatan kembali hubungan tripartide, yakni pengusaha, karyawan dan pemerintah. Penguatan ini diperlukan agar pengembangan bisnis bisa berjalan kondusif. Ketua Umum Apindo Kota Semarang yang terpilih kali kedua Amir AR mengatakan pengusaha hendaknya mampu mengimbangi situasi bisnis yang sulit ini dengan segala upaya agar tetap eksis. ''Jangan sampai pengusaha mudah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Cara ini merupakan upaya terakhir untuk mempertahankan lajunya usaha,'' katanya di sela-sela pelaksanaan Muskot Apindo Kota Semarang di Hotel Grasia Kamis (23/2). Dalam pembukaan, Walikota Sukawi Sutarif berkesempatan memukul gong sebagai tanda dimulainya acara. Amir mengimbau kepada pemerintah agar kebijakan yang dibuat tidak menghambat dunia usaha. Pengusaha akhir-akhir ini telah menerima berbagai kebijakan yang mengakibatkan pembengkakan biaya operasional, antara lain kenaikan BBM, layanan daya max plus PLN, dan kenaikan upah minimum kota (UMK). Bahkan rencana kenaikan TDL PLN dan tarif PDAM yang sering digulirkan media juga kian mendorong kekhawatiran mereka. Susunan Pengurus Dalam Muskot ke-8 Apindo kota ini, H Amir AR dari PT Suara Merdeka Group, secara aklamasi terpilih lagi menjadi Ketua Dewan Pengurus Apindo Kota Semarang periode 2006-2011. Susunan Pengurus DPK Apindo lain sebagai berikut. Wakil Ketua I-VI H Supandi SH (PT Mascom Graphy), T Yoyok Sunaryo SH MM (PT Rodeo), Deddy Mulyadi SE (PT Sandang Asia Maju Abadi), Hermanto SE (PT Sinar Panca Jaya), Dra Hj Siti Fatimah SIP (PT Olga Fatma Enterprise) dan Ir H Sukanto Djatmiko (PT Dok Bumireja). Sekretaris R Nugroho Apriyanto SH (PT Kongo Indonesia) dan Wakil Sekretaris Ida Mulyati (PT Pusaka Nusantara). Bendahara Drs Sunaryo Mardjono MPd (Unnes) dan Wakil Bendahara Djoko Untung SH (PT Esce Enterprise). (mhr-33) |