| Senin, 20 Februari 2006 | SALA |
Tiga Hari Tinggalkan Rumah Ditemukan Tewas TenggelamSUKOHARJO-Sesosok mayat laki-laki, Minggu (19/2) pukul 10.00 ditemukan di pinggir Sungai Langsur di Desa Langsur, Sonorejo, Sukoharjo. Mayat yang diketahui bernama Wiro Surip tersebut ditemukan tersangkut di pohon bambu yang berada di tepi sungai. Korban yang sudah berusia uzur (tua-Red), menurut keterangan keluarganya, sudah tiga hari meninggalkan rumahnya di Kampung Langsur RT 1 RW 2, Sonorejo, Sukoharjo. Kepergiaan Mbah Wiro Surip, seperti yang dikemukakan saudaranya, Wido (65) diduga karena merasa takut yang berlebihan akibat anaknya mempunyai hutang dan setiap kali didatangi orang untuk menagih. ''Rasa takut yang berlebihan tersebut, membuat kakak saya memutuskan untuk pergi dari pada menanggung beban atas perbuatan anaknya,'' kata Wido. Mbah Wiro Surip dikenal sebagai dukun bayi di kampung sekitarnya. Tiga hari pergi tanpa pamit, membuat keluarganya bingung dan berusaha mencari. Namun, dia akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat dan membusuk di Sungai Langsur yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Kejadian tersebut sempat membuat keluarganya terpukul. Bagaimana kematian Mbah Wiro Surip tidak ada yang mengetahui persis. Apakah dia terpeleset di sungai, bunuh diri atau faktor lain. Sebab, tidak ada saksi yang melihat kejadiannya. Wido yang menemukan mayat kakaknya pertama kali saat itu meyakini bahwa yang tenggelam di sungai adalah Surip, karena itu Wido langsung berusaha meminta pertolongan warga setempat. Dengan berbagai cara, mayat Mbah Wiro dapat ditarik keluar dari sungai. Kondisi mayat saat itu telah membusuk dan tidak ada tanda penganiayaan, karena itu oleh keluarganya langsung dimakamkan Minggu petang itu juga. (G11-36) |