logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Februari 2006 SALA
Line

Sarana Pembelajaran Belum Memadai

KENTINGAN - Sarana pembelajaran dalam pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di sekolah-sekolah secara umum dipandang belum merata dan memadai. Menurut Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi FKIP UNS Solo Dra Sri Witurachmi MM, kondisi tersebut menjadi beban guru dalam melaksanakan kurikulum tersebut.

"Pada pelatihan bagi guru-guru SMK se-eks Karesidenan Surakarta yang kami laksanakan sejak 6 Februari hingga akhir Maret mendatang, banyak yang mengeluhkan kurangnya sarana belajar itu. Beberapa sekolah pinggiran tak punya over head projector. Itu memprihatinkan. Akibatnya, sulit menerapkan KBK," ungkap dia kepada sejumlah wartawan, Sabtu (18/2).

Dekan FKIP Drs Trisno Martono MM juga mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kemampuan siswa dan guru, namun juga diukur dari berbagai fasilitas belajar yang tersedia. Sebab, komponen tersebut harus bersinergi.

Keduanya mengemukakan, beberapa kegiatan lain juga dilaksanakan fakultasnya untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menyongsong Lustrum VI (Dies Natalis Ke-XXX) UNS. Selain pelatihan, pada 22-23 Februari juga akan diselenggarakan Promosi Kompetensi Siswa (PKS) SMK.

"Tapi dari 240 sekolah, yang mendaftar baru 150-an sekolah," kata Witurachmi. (D11-55n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA