logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Februari 2006 SALA
Line

Rabu, Pasar Darurat Harus Selesai

  • Target Lebaran Ditempati

KOTA - Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Surakarta mendesak pembangunan pasar darurat untuk menampung pedagang Pasar Nusukan selama proses pembangunan berlangsung selesai pada Rabu (22/2) mendatang.

"Rabu (22/2), pembangunan pasar darurat harus sudah selesai. Semakin cepat selesai semakin baik sehingga target pada Lebaran pasar bisa ditempati bisa dipenuhi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPP Drs Satria Teguh Subroto kepada Suara Merdeka, Minggu (19/2).

Hingga kemarin, pengerjaan pasar darurat yang memakan sepertiga Jl Piere Tendean dan Jl Adisumarmo itu sudah mencapai sekitar 85%.

Bangunan yang terbuat dari kayu dan seng itu diperuntukkan bagi pemilik 81 kios dan 510 los. "Untuk pedagang oprokan, sifatnya fleksibel. Jadi, kami tidak harus menyediakan lahan khusus bagi mereka," jelas dia.

Untuk pengundian tempat bagi pemilik kios dan los, DPP telah membentuk panitia bersama, di antaranya beranggotakan wakil dari pedagang, PT Surya Cipta Sarana (SCS) selaku mitra kerja pembangunan yang difasilitatori DPP.

"Dalam proses pengundian tempat, DPP hanya sebagai fasilitator. Paling lambat Jumat mendatang pengundian harus sudah selesai sehingga paginya bisa langsung ditempati," katanya.

Tim Independen

Khusus untuk kios, DPP telah menempeli nomor untuk pengundian. "Tentang los, kalau tidak besok pagi (Senin 20/2), ya lusa (Selasa 21/2). Sebab, kami harus menunggu sampai seluruhnya selesai."

Pada bagian lain, dia mempersilakan pedagang yang akan membentuk tim independen untuk mengawasi jalannya proses pembangunan.

Beberapa waktu lalu, pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Nusukan (Pappan) akan membentuk tim independen untuk menjamin transparansi pelaksanaan pembangunan.

"Silakan bentuk tim independen, tidak hanya untuk pedagang, tapi juga terbuka bagi seluruh warga. Namun hanya berfungsi dalam pengawasannya, bukan dilibatkan dalam proses pembangunan fisiknya."

Sesuai dengan rencana, Pasar Nusukan akan dijadikan dua lantai seluas sekitar 9.000 m2 dengan jumlah 200 kios, 675 los, dan lahan untuk pedagang oprokan.

Sebelumnya, bangunan satu lantai yang terbakar pada 29 Juni 2004 itu mampu menampung sekitar 1.200 pedagang dengan perincian 81 kios, 510 los, dan sisanya merupakan pedagang oprokan yang menempati sisa lahan antara 400 dan 500 m2. (G13-55n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA