logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Februari 2006 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Warga Bangladesh Meninggal

SURABAYA-Seorang warga Bangladesh tewas di karantina Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (18/2). Awal (50), nama orang itu, tewas dengan leher tergorok.

Awal yang dititipkan di Imigrasi karena kasus penyalahgunaan visa itu, jenazahnya kini masih tersimpan di RSUD Dr Soetomo Surabaya, sebelum diserahkan ke Kedubes Bangladesh di Jakarta untuk dipulangkan ke negaranya.

Widarto, petugas kebersihan di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, adalah orang yang pertama kali mengetahui kematian Awal. Selain itu, ada seorang warga Korea Selatan, Jee Human, yang juga ditahan di karantina Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, mengetahui kejadian itu. Jee Human ditahan di karantina Imigrasi karena penyalahgunaan visa.

Keduanya yang pertama kali menemukan korban. ''Ketika ditemukan, kondisi korban bersimbah darah dengan luka di leher,'' ujar Kabag Ops Polres Tanjung Perak Surabaya Kompol Guntoko, di Surabaya, kemarin. Kedua saksi itu dimintai keterangan oleh petugas Satreskrim KP3 Tanjung Perak, untuk menjelaskan bagaimana warga negara Bangladesh itu tewas dengan kondisi leher tergorok. ''Keduanya kini kami periksa di Satresrim,'' tambahnya. (G14-41t)

Mega Kampanye Bakso Sehat

JAKARTA - Dampak isu penggunaan formalin sampai saat ini masih terasa. Ribuan pedagang bakso dan mi, khususnya pedagang gerobak keliling, gulung tikar. Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan ratusan pedagang bakso akan melakukan kampanye ''Bakso Sehat'' bersama anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Selasa besok, di gedung DPR RI.

Acara itu akan digelar dalam rangka bakti sosial FPDI-P, sekaligus untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Demikian dikatakan anggota FPDI-P dan penasihat Paguyupan Pedagang Bakso Megapolitan, Sumaryoto, di Jakarta, Minggu kemarin.

''Kami prihatin atas nasib pedagang bakso dan mi gerobak yang paling terkena dampak isu itu. Kita harus membantu mereka, karena sektor tersebut menyerap banyak tenaga kerja dan mengajarkan kewirausahaan,'' ujarnya. (di-41h)

Dirut Taman Rekreasi Selecta Tewas

MALANG- Bunaib (57), Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Batu, Malang, meninggal dunia Sabtu pagi setelah terpeleset dari tebing setinggi 6 meter. Saat itu dia mengontrol pekerjaan karyawannya di lokasi. Dia tersangkut batu-batuan yang tingginya mencapai 15 meter.

Peristiwa itu diketahui karyawannya, yang kemudian berusaha menolongnya. Namun jiwanya tak tertolong. ''Saya tidak tahu siapa yang berteriak. Setelah kita cari ramai-ramai, ternyata Bapak yang jatuh dengan tubuhnya bersimbah darah. Akhirnya dia dibawa ke Rumah Sakit Baptis Batu,'' kata Wahyudi, salah seorang karyawan PT Selecta, di ruangannya. (Jo-29t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA