| Senin, 20 Februari 2006 | MURIA |
Badan Jembatan Lingkar Tayu RontokPATI- Bentang sisi selatan badan jembatan di ruas jalan lingkar Tayu, Pati, material konstruksi beton cornya rontok. Hal itu terjadi bila di atas jembatan tersebut tengah melintas kendaraan jenis truk bermuatan berat, sehingga berdampak lama-kelamaan badan jembatan akan ambrol. Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, rontoknya konstruksi beton cor badan jembatan itu berlangsung sekitar satu tahun lalu. Dengan kata lain, kejadian tersebut mulai muncul setelah jalan lingkar yang dibangun untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dalam Kota Tayu dioperasikan. Upaya untuk memperkuat bagian/petak badan jembatan yang waktu itu terlihat ambles, pernah dilakukan pihak Dinas Permukiman dan Prasarana (Diskimpras) Kabupaten Pati. Namun, upaya tersebut tetap tak mampu mencegah rontoknya material beton cor yang terdiri atas campuran semen, pasir, dan batu kricak. ''Jika tidak ada penanganan secara tuntas, dikhawatirkan kondisi itu berpengaruh pada konstruksi kerangka jembatan dari baja. Yakni, yang mempunyai bentang sepanjang 50 meter dan lebar enam meter. Bila itu sampai terjadi, jalur lingkar Tayu harus dinyatakan tertutup untuk kendaraan truk dengan muatan berat,'' papar warga Tayu, Sutoyo. Karena itu, tutur dia, kendaraan truk jenis tronton dan trailer yang banyak datang dari dan menuju Jepara lewat Tayu, akan kembali masuk dalam ibu kota kecamatan. ''Patut dipertanyakan, bagaimana konstruksi jembatan yang baru dibangun dua tahun sudah seperti itu.'' Yang menjalankan tugas (Ymt) Kepala Diskimpras Kabupaten Pati, H Yuswanto ST, ketika ditanya sehubungan hal tersebut tidak mengelak. Kini, pihaknya mempersiapkan upaya perbaikan dengan melapisi konstruksi badan jembatan itu menggunakan pelat baja, yang tebalnya sekitar 1,5 cm. ''Pelat baja itu akan kami pasang pada bagian yang rawan ambrol. Pelat baja itu kami las dengan kerangka besi badan jembatan. Saat dilakukan perbaikan, maka sementara jalur lingkar Tayu akan ditutup untuk semua jenis kendaraan,'' urainya. Mengenai faktor penyebab utama rontoknya beton cor badan jembatan, Yuswanto menambahkan, daya lentur jembatan terlalu besar. ''Akibatnya, bila kendaraan bermuatan berat melintas terjadilah pergerakan konstruksi badan jembatan yang terlalu besar pula.'' (ad-50s) |