logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Februari 2006 MURIA
Line

236 Peserta Ikuti Kemah Bhakti

KUDUS- Tak kurang dari 236 peserta pendidikan praktis dan kemah bhakti mitra lingkungan, Minggu (19/2) melakukan penanaman bibit pohon buah, sebanyak 1.250 batang, di Hutan Gunung Muria. Tepatnya di petak 45 blok Bunton, peserta yang terdiri atas pelajar SMA, mahasiswa, dan penerima beasiswa dari PT Djarum tersebut menanam pohon apokat, matoa, dan petai.

Sebelumnya, peserta mengunjungi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan kebun pembibitan milik PT Djarum Kudus. Peserta juga diberi pengarahan mengenai upaya perbanyakan pohon dan persoalan lingkungan.

Pembukaan kegiatan yang merupakan agenda rutin tahunan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus (UMK) berkerja sama dengan PT Djarum Kudus itu, dilakukan oleh Bupati Kudus Ir H M Tamzil MT. Tampak hadir pada acara pembukaan, unsur Muspida, jajaran dinas terkait, Pembantu Rektor 1 UMK Drs Masluri MM, serta dari PT Djarum, Bobby Yanto Widjaja (Building Manager) dan Seno Djojo (General Service Manager).

Pada sambutannya Bupati mengungkapkan, berbagai bencana alam yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, salah satunya dikarenakan menurunnya daya dukung lingkungan. ''Kemajuan peradaban manusia menghasilkan sampah, limbah, dan pencemaran, yang selanjutnya akan berpengaruh pada kualitas lingkungan,'' ujarnya.

Selain itu, disebutkannya, adanya peningkatan populasi penduduk juga menjadi faktor penyebab menurunnya kualitas sumber daya alam. Aktivitas pembangunan, lanjutnya, juga memberikan dampak negatif berupa pencemaran.

Wawasan

Menurut penanggung jawab acara yang juga Dekan Fakultas Pertanian, Drs RM Hendy Hendro HS MSi, peserta setelah mengikuti kegiatan tersebut dapat memperoleh wawasan mengenai upaya konservasi lingkungan. Selain itu, imbuhnya, melalui pendidikan praktis yang telah diberikan, peserta selanjutnya dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.

''Target kegiatan ini adalah masyarakat dan generasi muda. Diharapkan mereka dapat mengambil keputusan yang arif di dalam mengelola lingkungan,'' ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Rohmad menuturkan, kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Siswa SMA 1 Jekulo itu menambahkan, rasa cinta terhadap lingkungan harus ditumbuhkan sejak usia dini.

''Dengan mengikuti acara ini, saya dapat menambah teman. Ini adalah kali pertama saya berinteraksi langsung dengan hutan,'' kata peserta lain, Lala Chalawa, siswa MA NU Muallimat.

Acara tersebut ditutup dengan pemberian piala dan piagam kepada peserta terbaik, dengan kriteria penilaian antara lain pengenalan tanaman obat dan cara bertanam. Juara 1 diraih tim dari SMK Wisuda Karya, Juara 2 tim SMK Muhammadiyah Kudus, dan Juara 3 tim SMK Negeri I Kudus. (tik-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA