logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 20 Februari 2006 MURIA
Line

Nama Cawabup Harus Disetujui Koalisi

JEPARA- Partai Golkar yang belum angkat bicara soal bursa calon bupati dan calon wakil bupati periode 2007-2012, Sabtu (18/2) akhirnya membuka diri. Partai Golkar mengamini langkah PPP dan PDI-P, yang mengusung bupati incumbent Drs Hendro Martojo MM sebagai cabub serta memberikan kesempatan kepada PPP untuk mengajukan nama cawabup.

Namun, Partai Golkar mengingatkan pencalonan Hendro sebagai cabup dan kehormatan bagi PPP untuk mengisi cawabup melalui ''Kesepakatan Semarang'' itu masih bersifat lisan. ''Yang muncul ke media, bahwa pencalonan itu hasil koalisi tiga partai, antara PPP, PDI-P, dan Golkar. Namun kami tegaskan koalisi itu masih bersifat lisan, belum tertuang secara tertulis. Jadi kami berharap anggota koalisi tidak berjalan sendiri-sendiri,'' kata Zaenuri Thoha, juru bicara Partai Golkar, Sabtu (18/2).

Khusus untuk cawabup, dia menekankan bahwa pemunculan nama-nama calon diserahkan ke mekanisme internal partai. Namun soal siapa yang layak mendampingi Hendro, harus digodok melalui keputusan koalisi. ''Dalam konteks PPP, kami persilakan menyodorkan nama cawabup. Boleh lebih dari satu nama. Nama-nama itu akan digodok melalui mekanisme di koalisi, untuk memunculkan satu nama yang bisa diterima anggota koalisi,'' kata Zaenuri, yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar Amanat.

Hal tersebut, tuturnya, perlu diperhatikan agar apa pun keputusan internal salah satu partai anggota koalisi tidak saling bertentangan dengan keputusan anggota partai koalisi lain. ''Agar kesepahaman menjadi jelas.''

Zaenuri menegaskan hal itu, menyusul langkah internal PPP yang sejak Rabu pekan lalu membuka pendaftaran bakal cawabup di Kantor DPC PPP Jl MT Haryono Jepara, sebagai persiapan Pilkada November 2006. Sebagaimana diberitakan (SM, 17/2), Ketua DPC PPP H Imron Rosyadi menyatakan sudah ada tujuh pendaftar yang telah mengambil formulir.

Di internal partai itu, pendaftaran untuk menjaring bakal cawabup berlangsung mulai 15-25 Februari, pengambilan dan pengembalian blangko formulir, uji kelayakan pada 26-27 Februari, dan pemilihan bakal cawabup pada 5 Maret.

Untuk cabup, Zaenuri menuturkan, munculnya nama Hendro Martojo di tubuh Partai Golkar telah menjadi aspirasi 100% pimpinan desa (pimdes), pimpinan kelurahan (pimlur), pimpinan kecamatan (PK), dan pengurus pleno Dewan Pimpinan Daerah (DPD). ''Proses dari bawah ini sudah berlangsung dan tidak perlu ada konvensi lagi,'' ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya bersama perwakilan dari partai anggota koalisi yang lain akan segera merumuskan secara tertulis aturan main dalam koalisi. ''Rumusannya sudah kami buat, tinggal pematangan,'' imbuh Zaenuri, yang juga Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Keling (H15-50s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA