| Kamis, 16 Februari 2006 | MURIA |
Kerusakan Jembatan Gadu Makin Parah
KUDUS- Kondisi Jembatan Gadu yang menghubungkan Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus dengan Desa Gadurejo, Kecamatan Sukolilo, Pati, saat ini semakin parah. Penghubung alternatif jalur Kudus-Pati-Purwodadi tersebut kini pada beberapa bagian mengalami kerusakan cukup parah. Berdasar pengamatan Suara Merdeka di lokasi tersebut, kini hanya kendaraan bertonase kecil yang mampu melewati jembatan itu. Menurut Kabid Bina Marga Dinas PU Kudus Heru Subyantoko, saat ini hanya kendaraan bertonase di bawah dua ton yang diperkenankan lewat. "Kami berharap kerusakan pada jembatan tersebut segera dapat dilakukan," ujarnya. Rp 7,5 Miliar. Karena itu, pihaknya sejak 2005 lalu telah mengajukan proposal, baik kepada provinsi maupun kepada Pemerintah Pusat untuk dapat memperbaikinya. Alokasi dana yang dibutuhkan di luar rangka mencapai Rp 7,5 miliar. Saat ini badan jembatan sepanjang 50 meter dan lebar tiga meter, memang mengalami kerusakan di sana-sini. Apalagi, debit Sungai Juwana yang berada di bawah jembatan tersebut sedang penuh. Hal itu tentu akan semakin menimbulkan kerusakan pada jembatan tersebut. Soal pembenahan terakhir kali, Heru menyatakan pada 1991 lalu. Ketika itu, seiring dilakukan pengembangan kawasan Jratun, permukaan jembatan tersebut dilakukan pengecoran. "Karena kondisinya semakin rusak, kami akan mengajukan kembali proposal untuk perbaikan jembatan itu," ujarnya. (H8-54s) |