| Kamis, 16 Februari 2006 | SEMARANG |
1.000 SD Dibantu PemprovSEMARANG - Seribu SD/MI/SD LB di Jateng yang ruang kelasnya mengalami kerusakan akan mendapatkan bantuan renovasi dari Pemprov masing-masing Rp 50 juta. ''Memang dana itu hanya bisa untuk renovasi total satu ruang kelas saja. Kami menyarankan, bantuan ini untuk perbaikan ringan. Yang gedungnya mengalami kerusakan berat menunggu dana alokasi khusus dari Pemerintah Pusat,'' ungkap Kasubdin Dikdas Dinas P dan K Jateng Drs Suhardi SSos MPd, kemarin. Dia mengungkapkan, dana yang berbentuk block grant yang bersumber dari APBD 2006 Provinsi itu akan dicairkan dalam waktu dekat. Selain SD, SMP/MTs juga mendapatkan bantuan serupa dengan nilai yang sama untuk 205 sekolah. Suhardi mengemukakan, Pemprov menargetkan renovasi 4.760 gedung SD/MI dan 831 gedung SMP hingga 2008. Pada 2005, bantuan yang dapat dikucurkan baru untuk 692 SD dan 315 SMP. Ketika ditanya soal kondisi sekolah-sekolah saat ini, dia menyebutkan, jumlah ruang kelas SD/MI di Jateng yang mengalami kerusakan berat 31.854 ruang atau 21,85%. Sementara itu, yang rusak ringan 51.069 ruang (35,64%). Dan, yang dalam kondisi baik 62.839 ruang (43,11%) dari jumlah total 145.762 ruang kelas. Untuk SMP/MTs, jumlah ruang kelas yang rusak berat 2.423 ruang (3,12%), rusak ringan 4.432 (9,57%), dan kondisi baik 33.855 (87,13%) dari jumlah total 40.710 ruang kelas jenjang SMP. ''DAK ini khusus untuk renovasi gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat dan diberikan Pemerintah Pusat secara langsung ke pemerintah kota/kabupaten. Namun, sampai saat ini kami belum tahu,'' ungkapnya didampingi Kasubag Hukum Humas dan Ortala Henky Sulomo. Penyebab kerusakan gedung SD, ungkapnya, karena usia bangunan yang telah relatif lama. Yaitu dibangun pada awal 1970-an. Karena itu, kini sudah saatnya gedung-gedung tersebut direnovasi. (H7-18j) |