logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 16 Februari 2006 KEDU & DIY
Line

Lowongan 2 Dokter Spesialis Tanpa Pelamar

KEBUMEN - Hingga penutupan pendaftaran CPNS, ada tiga formasi tanpa pendaftar. Yaitu dokter spesialis anastesi (1 lowongan), dokter spesialis radiologi (1), dan S-1 kelautan/perikanan (2).

Kabid Pengembangan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Drs Suwedi kemarin mengemukakan, tiga formasi tanpa pelamar itu masih dikonsultasikan ke Pemprov. ''Hari ini staf kami ke kantor gubernur,'' ujarnya.

Dia mengungkapkan, jumlah pelamar CPNS Kebumen untuk mengisi 570 formasi itu 11.604 orang. Mereka itulah yang pada 28 Februari nanti berhak mengikuti tes. Menyinggung pelamar yang paling banyak atau tingkat persaingan paling berat adalah formasi Satpol PP. Sebab, dari empat lowongan diperebutkan 2.212 pelamar. Mereka pada umumnya lulusan SLTA. Berarti, satu pelamar bersaing melawan 500-an pelamar.

Dia mengatakan, selama ini pelayanan kepada para pelamar CPNS masih normal dan tak ada kejadian yang menonjol. Artinya, dengan berbagai keterbatasan masih bisa dilayani dengan baik.

Untuk persiapan lokasi tes, kemarin BKDD juga telah mengajukan surat permohonan ke Sekda untuk menggunakan 27 kelas pada 26 titik di Kecamatan Kebumen dan Pejagoan. Kemudian masih ditambah sejumlah ruang sekolah, aula Dinas P dan K, gedung PKK, Gedung Haji, Gedung Juang, dan aula PGSD.

Diawasi 120 Orang

Menyinggung tenaga pengawas tes CPNS, lebih jauh dia menyebutkan, 80 tenaga BKDD akan dikerahkan.

Secara terpisah, Ketua CPNS Watch Eko Wahyudi SPdI kemarin menyinyalir, masih ada indikasi praktik KKN yang dilakukan pelamar kepada pihak pegawai baik di daerah, wilayah maupun pusat.

Sementara itu di lingkungan Depag, CPNS Watch mengeluhkan waktu pendaftaran dan waktu ujian. Panitia dinilai kurang maksimal, pelamar kecewa lantaran jadwal di Depag mendadak dan tidak terpublikasikan secara rapi namun masih manual.

Ada pula pelamar dengan ijazah S-2 dan persyaratan komplet mengambil formasi penyuluh agama. Namun, ketika mengambil kartu tes di MTSN2 Kebumen tidak ada. Setelah dicari, ternyata masuk ke formasi takmir masjid.

Eko pun menilai, pelayanan di BKDD kurang profesional dan tidak ramah. (B3-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA