logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Februari 2006 NASIONAL
Line

Sukawi Teruskan Kebijakan Subyakto

  • Kantor Partai Demokrat Akan Dipindah

MILIK PRIBADI:Suasana Kantor DPD Partai Demokrat Jateng Jalan Gajah Raya Semarang, semalam (14/2) tampak sepi. Ketua terpilih Sukawi Sutarip segera memindahkan kantor itu ke tempat baru, lantaran gedung yang dipakai saat ini milik pribadi Subyakto.(30t)

SEMARANG- Ketua terpilih Partai Demokrat Sukawi Sutarip agaknya memilih bertahan dengan kebijakan lama. Dia berjanji, dalam kepengurusannya mendatang akan lebih banyak melanjutkan kebijakan ketua lama, Subyakto. Hanya untuk persoalan kantor, Sukawi menyiapkan keputusan yang akan berbeda.

Kepada Suara Merdeka, dia mengatakan, segera memindahkan kantor ke tempat baru lantaran kantor lama di Jalan Gajah adalah milik pribadi Subyakto. Namun dia enggan berterus terang soal lokasi baru yang akan digunakan untuk sekretariat partai. Besar kemungkinan kantor baru itu akan mengontrak rumah, dan tidak lagi menumpang pada fasilitas milik pribadi.

"Selama ini Partai Demokrat masih numpang sehingga harus ada pemindahan ke tempat lain. Mungkin kami akan menyewa dulu barang setahun, lokasinya masih milih-milih," ujar Sukawi, semalam (14/2).

Menurut dia, persoalan kantor bukan sesuatu yang penting. Dia mengaku tak berniat melakukan perombakan-perombakan mendasar, seperti administrasi dan kebijakan-kebijakan partai.

Sementara itu, suasana di Kantor Partai Demokrat Jalan Gajah kemarin terlihat sepi. Tidak ada satu pun pengurus atau anggota partai yang terlihat di kantor itu.

Seorang pengacara yang berkantor di gedung itu mengatakan, tak ada aktivitas apa pun di sana.

"Tiap hari ya memang begini ini suasananya, sepi. Tidak ada yang istimewa. Kami belum tahu apakah mereka akan dipindah atau tidak, tergantung ketua baru. Apalagi kantor ini kan gedung milik pribadi," jelas dia.

Pemilu 2008

Pada kesempatan lain, Sukawi mengungkapkan, pada hari-hari pertama kepemimpinannya, dia akan lebih berkonsentrasi pada konsolidasi internal untuk menata kembali partai pascamusda. Dia menampik rumor kocok ulang Fraksi Partai Demokrat, baik di DPRD Jateng maupun kabupaten/kota.

Kocok ulang, apalagi dengan tujuan membersihkan orang-orang Subyakto, tidak termasuk dalam prioritas Sukawi. Justru sebaliknya, salah satu langkah awal yang akan dilakukannya adalah merangkul kubu lawan politik dalam musda lalu, termasuk Subyakto.

Kalau yang bersangkutan tidak mau? "Ya, mudah-mudahan saja Pak Byakto bisa memahami dan menerima ajakan untuk bersama-sama membesarkan partai. Tantangan untuk memenangi Pemilu 2008 tentu akan lebih ringan, kalau dipikul bersama-sama," katanya. (H9, H12-29t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA