| Rabu, 15 Februari 2006 | BANYUMAS |
Dian Radite Diminta Dihadirkan di Batramas
PURWOKERTO - Jajaran manajemen KSP Batramas, Selasa (14/2), melayangkan surat kepada Kapolres Banyumas AKBP Tjahyono Prawoto. Mereka meminta kepada Kapolres agar mengizinkan Direktur Utama Batramas Dian Radite yang sudah tertangkap, Senin (13/2), bisa dihadirkan di kantor pusat, Jalan Ringin Tirto, Rabu (15/2). Surat dengan No 04/KSP/BPB/ 2006 itu dikirim ke Mapolres pukul 14:30 oleh Sekretaris Ana Rahma dan Manajer Personalia Ari Dwi Wijayanto. Dalam surat itu Dian diminta dihadirkan pukul 10.00. Permintaan jajaran manajemen untuk menghadirkan Dian Radite dicapai setelah dilakukan rapat koordinasi di rumah General Manajer Dedi Setiawan, di Kelurahan Teluk Purwokerto Selatan. Rapat yang dimulai pukul 10.00 dihadiri hampir seluruh kepala cabang, yakni 17 orang. Adapun perwakilan bagian marketing yang datang sekitar 40 orang dan beberapa nasabah. Dari jajaran manajemen pusat, di antaranya hadir Manajer Keuangan Iwan Kurniawan dan Manajer Operasional Tri Wahyono. Rapat tersebut juga dipantau oleh Dinas Koperasi dan UKM. Janji Mencairkan Menurut Dedi, usai rapat, diputuskan untuk meminta kehadiran Dian Radite ke Batramas guna mempertanggungjawabkan janjinya kepada karyawan, calon anggota (CA), dan semua yang terkait dengan usaha simpan-pinjam koperasi itu. ''Kami senang polisi bisa menangkap Dian. Namun yang kami butuhkan saat ini tak sekadar kehadiran orangnya namun juga dana yang dijanjikan. Ini yang lebih penting dibutuhkan saat ini untuk mencairkan pengajuan dana dari nasabah,'' ujar Dedi. Sesuai janji terakhir Dian, Rabu (15/2), yang bersangkutan akan memberi penjelasan mengenai kepergiannya mencari dana segar untuk mengatasi persoalan keuangan. Janji terakhir lelaki kelahiran Sumpiuh Banyumas ini disampaikan lewat faksimile dengan tulisan tangan beberapa waktu lalu. Janji tersebut kemudian disampaikan kepada karyawan dan nasabah. Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, kepada Kapolres manajemen Batramas juga meminta bantuan untuk tetap mengamankan jalannya pertemuan hari ini. Permohonan ini, katanya disampaikan dalam surat lampiran berbeda. ''Mudah-mudahan Pak Kapolres mengizinkan,'' harapnya. Kalau Dian bisa dihadirkan, ujarnya, dia akan berusaha mengatur jalannya pertemuan dengan tertib. Sebab kalaupun tidak ada penyelesaian hari itu juga, saat ini kepolisiaan juga sedang menanganinya. ''Tapi mudah-mudahan apa yang dibicarakan di koran (SM 14/2-Red) terwujud. Katanya sudah siap dana sekitar Rp 1 sampai 1,5 miliar untuk tahap pertama,'' ucap Dedi lagi. Sementara itu, karena terdorong rasa penasaran, sejumlah karyawan dan nasabah Batramas sampai kemarin juga terus mendatangi Mapolres. Mereka ingin melihat secara langsung Dian Radite dan istrinya Wiwik Wuryani yang saat ini masih ditahan. (G22,in-36v) |