logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 14 Februari 2006 NASIONAL
Line

Sukawi Terpilih Jadi Ketua DPD Partai Demokrat

  • DPP Menilai Perlu Penyegaran

PEGANG TANGAN:Sukawi Sutarip memegang tangan Subyakto di sela-sela pemilihan ketua DPD Partai Demokrat, Senin dini hari kemarin. Dalam musyawarah Daerah (Musda) I Sukawi Sutarip terpilih menjadi Ketua DPD Partai Demokrat. (57t) - SM/Jamal Al Ashari

SEMARANG- H Subyakto SH MH harus rela melepaskan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah setelah kalah dukungan suara di arena Musyawarah Daerah (Musda) I yang berakhir Senin dini hari (13/2) di Hotel Patra.

Dia ditumbangkan oleh calon lainnya, H Sukawi Sutarip SH SE, dengan perolehan suara 21 berbanding 16 untuk kemenangan Sukawi.

Kemenangan Sukawi yang dipasangkan dengan H Dani Sriyanto sebagai sekretaris DPD, tak hanya membuat kecewa Subyakto yang berpasangan dengan Budi Nugroho SH.

Pengurus partai politik lain, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), juga dibuat kecewa atas terpilihnya Sukawi yang juga Wali Kota Semarang itu.

Begitu kalah, tanpa menunggu selesainya acara musda, Subyakto diiringi beberapa pendukungnya langsung meninggalkan arena musda. Dia menyatakan kecewa atas jalannya musda yang tidak fair. Dia menganggap intervensi DPP terlalu jauh. "Musda dan muscab lainnya jangan meniru-niru seperti ini," ungkap dia.

Tentang langkah selanjutnya, dia memilih cooling down. Meski begitu, dia tetap akan berjuang membesarkan partai. Adapun Wakil Ketua DPW PAN Jateng Sriharyono mengatakan, Sukawi Sutarip telah mengkhianati visi misinya sendiri ketika pencalonan pilkada Kota Semarang. Dia tidak lagi kembali untuk rakyat. Sekarang terserah masyarakat yang menilai.

"Saya pribadi sebagai pengusul dan PAN sebagai pengusung waktu pencalonan wali kota menarik dukungan. Sukawi harus memilih Partai Demokrat atau masyarakat. Sebetulnya kami dan teman-teman (parpol) yang mengusung saat pencalonan wali kota siap untuk mengantar Sukawi Sutarip di pilkada Jateng 2008 menjadi gubernur," kata Sriharyono, Senin (13/2).

Tanda-tanda kemenangan Sukawi Sutarip-Dani Sriyanto sudah diperkirakan sejak pukul 21.30. Waktu itu sidang musda masih diskors oleh pimpinan. Di sisi lain, sejumlah DPC pendukung Subyakto mempertanyakan kejadian ini karena dinilai mengulur-ulur waktu.

Ketika sidang paripurna dilanjutkan pukul 23.00, sebagian DPC mempertanyakan hal tersebut. "DPP sebaiknya fair saja," tanya seorang ketua DPC kepada pimpinan sidang Jhoni Alle.

Ketua DPP Jhoni Alle yang memimpin sidang menanggapi pertanyaan itu dengan mengemukakan, sidang terpaksa diskors lama karena dirinya sedang drop sehingga butuh istirahat agak lama.

Dalam sidang paripurna lanjutan itu akhirnya laporan pertanggungjawaban pengurus lama diterima dengan sejumlah catatan, yakni dibentuk tim klarifikasi untuk mengklarifikasi laporan keuangan pengurus lama.

Pada pukul 00.25 dimulai lagi sidang paripurna lanjutan dengan agenda penjaringan calon ketua dan sekretaris DPD melalui pemungutan suara. Sesuai dengan tata tertib, pasangan calon yang minimal mendapat dukungan 10 DPC berhak mengikuti pemilihan ketua dan sekretaris. Adapun suara yang diperebutkan 37 suara, terdiri atas 35 suara DPC, 1 suara DPD, dan 1 suara DPP.

Dari penjaringan calon itu, yang memenuhi persyaratan pencalonan hanya pasangan Sukawi Sutarip-Dani Sriyanto yang didukung 16 suara dan Subyakto-Budi Nugroho (14 suara). Mantan Kapolda Irjen Pol (Purn) Chaerul Rasjid yang disebut-sebut akan dicalonkan ternyata tidak jadi muncul. Akhirnya hanya dua pasangan itu yang memenuhi syarat menjadi calon definitif.

Dalam puncak pemilihan yang dimulai pukul 02.00 sampai 03.00, akhirnya pasangan Sukawi Sutarip-Dani Sriyanto yang unggul perolehan suara, sehingga dinyatakan sebagai ketua dan sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng periode 2006-2011. Begitu disahkan pimpinan sidang, Ketua Umum DPP Hadi Utomo langsung mengukuhkan kedua pengurus itu. Bersama tim formatur keduanya diberi kesempatan menyusun pengurus harian DPD.

Ditemui seusai acara, Hadi membantah DPP telah melakukan intervensi. Musda berjalan dengan demokratis dan lancar. "DPP menerima siapa pun calon yang terpilih, yang penting bisa membesarkan partai ke depan," kata dia.

Adapun Sukawi mengatakan, tidak melihat adanya intervensi dari DPP. "Musda berjalan dengan demokratis dan saya pun juga merasa deg-degan saat mengikuti penghitungan suara," kata Wali Kota Semarang ini.

Terhadap parpol yang dulu mendukungnya saat mencalonkan wali kota, segera melakukan silaturahmi seperti dengan PAN, PPP, dan PKB. "Kami berada di Partai Demokrat, karena tugas untuk masyarakat pula dan tidak akan menghilangkan kecintaan pada mereka. Pada dasarnya partai bisa besar dan berkembang secara bersama-sama. Saya tidak akan mengotak-kotakkan konstituen," kata Sukawi.

DPP Partai Demokrat (PD) membantah adanya anggapan bahwa mantan ketua (demisioner) DPD PD Jawa Tengah Subyakto tidak disukai oleh DPP. Namun DPP mengaku hasil evaluasi selama satu periode kepemimpinan Subyakto membutuhkan penyegaran kualitas kepengurusan di DPD PD Jawa Tengah.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok, Senin (13/2). Menurutnya, jika ketua lama terpilih lagi, berarti tidak terjadi perubahan. (G17,H12,sas-46,49t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA