logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Februari 2006 PANTURA
Line

Talut Jalan Ambrol Empat Rumah Rusak

BREBES - Akibat talut jalan Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung ambrol, empat rumah warga setempat rusak, Sabtu (11/2). Keempat rumah itu milik Tursi (26), Sutrisno (35), Atmaja (54), dan Wahyono (45) yang terletak di bawah talut tersebut.

Kerusakan rumah milik empat warga itu berupa tembok rumah bagian belakang roboh tertimpa reruntuhan talut setinggi tiga meter dan panjang 35 meter.

Meski dalam bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian mencapai jutaan rupiah. Berdasarkan laporan dari Camat Bantarkawung Amrin Alfi Umar SIP, talut ambrol disebabkan hujan lebat yang turun sejak sore hingga menggerus jalan dan merusak talut.

Hingga kemarin, warga secara bergotong royong menyingkirkan material talut yang menimpa rumah dan memperbaiki jalan yang rusak. Kepala Kantor Kesbanglinmas Brebes Sutriyono SH MM mengatakan, terkait bencana tersebut pihaknya akan memberikan bantuan terhadap para korban.

Selain itu, kerusakan talut dan jalan akan segera diperbaiki. Hal itu mengingat jalan desa tersebut merupakan jalur utama bagi warga setempat untuk mendistribusikan hasil panen.

Banjir dan Longsor

Dia menambahkan, awal tahun ini banjir melanda hampir semua wilayah di Kabupaten Brebes, baik di wilayah utara (dataran rendah) maupun wilayah selatan yang bertekstur perbukitan. Hal itu disebabkan selain akibat curah hujan yang tinggi, banjir juga akibat pendangkalan sejumlah sungai.

Beberapa daerah yang mengalami banjir di antaranya adalah Desa Bentarsari, Salem, Ganggawang, dan Gunung Sugih di Kecamatan Salem, Desa Cihirup di Kecamatan Bantarkawung, Desa Cisalam di Kecamatan Wanasari serta Kelurahan Randusanga Kulon, Randusanga Wetan, Kaligangsa Wetan, Limbangan Kulon, dan Desa Pagejugan di Kecamatan Brebes.

Banjir yang terjadi di wilayah tersebut menyebabkan ratusan rumah tergenang, ratusan tambak rusak dan gagal panen serta ratusan hektare areal pertanian bawang dan padi rusak tergenang air.

Bencana longsor hampir semuanya terjadi di wilayah selatan (perbukitan), yaitu di Desa Bentarsari, Bentar, Salem, Gunung Larang, Citimbang, Indrajaya, Banjaran, dan Ganggawang di Kecamatan Salem serta Desa Legok, Sindangwangi, dan Desa Waru di Kecamatan Bantarkawung.

Longsor mengakibatkan sejumlah jalan desa ambles dan beberapa rumah rusak tertimpa longsoran. Akibatnya, akses masyarakat desa ke ibu kota kecamatan masing-masing terganggu, sehingga aktivitas ekonomi warga juga terhambat. (H17-61v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA