| Senin, 13 Februari 2006 | PANTURA |
Dua Petani Tewas Tersambar PetirBREBES - Dua petani ditemukan tewas tersambar petir di tengah pematang sawah Desa Sindangjaya Kecamatan Ketanggungan, Sabtu (11/2) sore. Mereka adalah Tarmin (45), warga Desa Cigedog Kecamatan Kersana dan Darsono (50), warga Desa Kemukten Kecamatan Kersana. Ketika ditemukan, kondisi tubuh kedua korban sangat mengenaskan. Hampir seluruh tubuh mereka mengalami luka bakar akibat tersambar petir. Menurut keterangan salah seorang saksi, Wasja (39), peristiwa tersebut terjadi ketika kedua korban sedang mencangkul. Saat itu hujan rintik-rintik. Tiba-tiba kilat yang disertai petir datang dan menyambar keduanya hingga terpental beberapa meter. Akibatnya, korban mengalami luka bakar dan tewas seketika. Mengetahui kejadian itu, Wasja pun berusaha menolong. Namun usahanya tidak berhasil. Ia pun kemudian meminta pertolongan warga untuk mengevakuasi korban. "Keduanya kemudian dibawa ke puskesmas untuk divisum, sebelum dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan," ujarnya. Bukan yang Pertama Kapolres Brebes AKBP Drs Ma'shum melalui Kasatreskrim AKP Mugi Sekarjaya SSos SIK mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan. Kedua korban tewas karena tersambar petir. "Dari luka bakar di tubuh korban jelas terlihat akibat sambaran petir," tuturnya. Menurut Mugi, kejadian seperti itu sudah beberapa kali terjadi, dan sebagian besar dialami oleh para petani di sawah. Karena itu, dengan adanya kejadian tersebut, dia mengimbau kepada masyarakat petani untuk tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka, terutama di tengah sawah pada saat hujan. Sebab, saat hujan rawan terjadi petir. (H17-17d) |