logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Februari 2006 OLAHRAGA
Line

Gol Dianulir, Semen Padang Mengadu ke BLI

  • Ulang Drama Persijap di Lebak Bulus

JEPARA - Manajer Semen Padang Hamdan Anwar SH memprotes keputusan wasit Yesayas Laihatu yang menganulir gol Afan Lubis menit ke-78 ke gawang Persijap dalam pertandingan Kompetisi Liga Djarum Indonesia (KLDI) XII di Stadion Kamal Djunaidi, Minggu (12/2).

''Kami serius akan melaporkan gol yang dianulir itu ke BLI,'' tegas Hamdan usai menandatangani berita acara pertandingan.

Ia menulis dengan huruf ukuran besar pada lembaran berita acara itu, bahwa pihaknya akan melaporkan keputusan wasit yang dinilainya kontroversial. ''Itu gol murni, bukan off side,'' tandasnya.

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli mengangkat kedua bahunya saat dimintai tanggapan soal keputusan wasit tersebut. Ia menjelaskan bahwa gelandang Afan Lubis yang masuk menggantikan Nursidik tidak off side. ''Masih ada satu pemain di belakang Afan, kenapa diputus off side?'' katanya dengan nada tinggi.

Afan Lubis menguatkan komentar pelatihnya itu. ''Saya menusuk dan ada satu pemain Persijap di belakang saya. Mestinya itu gol,'' ujarnya.

Pada pertandingan tersebut wasit dengan tanpa ragu meniup peluit, setelah melihat hakim garis Jaka Sujana mengangkat bendera tinggi-tinggi pertanda off side, sebelum bola masuk ke jaring. Afan Lubis menusuk ke dekat kiper, dan memasukkan bola ke gawang setelah menerima umpan bola liar, ketika sebelumnya terjadi kemelut beberapa detik di dalam kotak penalti Persijap.

Pelatih Persijap Rudy William Keeltjes memiliki penilaian yang berbeda dengan manajer dan pelatih Semen Padang. ''Sepintas itu bukan off side, namun saya melihat jelas bahwa Afan sudah berada dalam posisi off side ketika bola belum mengarah ke dia. Dia (Afan) mencoba menghindari jebakan, namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera,'' paparnya.

Bagi Semen Padang, pertandingan tersebut seakan mengulang drama menyakitkan yang diderita Persijap, tatkala dijamu Persija di Stadion Lebak Bulus, 8 Februari. Ketika itu kiper Persijap Budiman Buswir juga menerima kartu merah setelah sebelumnya dia menerima dua kartu kuning, sama dengan yang dialami Wawan Darmawan, kiper Semen Padang sore kemarin.

Saat melawan Persija, gol striker Persijap Manit Noyvach dianulir wasit Fiatur Ambarita. Bedanya, gol Semen Padang yang dianulir terjadi menit ke-78, sedang Persijap menit ke-87. Bedanya lagi, Semen Padang masih bisa mengganti dengan kiper cadangan, sedangkan Persijap tak bisa, karena jatah pergantian pemain sudah habis. Gelandang Mulyono menempati posisi kiper yang ditinggalkan Budiman Buswir. Sama dengan Semen Padang, kasus tersebut juga diadukan ke BLI. (H15,kar-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA