logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 10 Februari 2006 PANTURA
Line

Berasnya untuk PNS

Stabilkan Harga, Pemkab Tegal Siap Beli Gabah Petani Rp 2,2 M

SLAWI - Anjloknya harga gabah kering panen (GKP) dalam satu pekan terakhir, akibat petani memilih panen lebih awal, ternyata sudah diantisipasi oleh Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan (Tanbunhut) Kabupaten Tegal.

Menurut Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM, yang didampingi Kepala Dinas Tanbunhut Drs Marzoeki Soeryadidjaja SH MSi, untuk mengantisipasi anjloknya harga gabah Pemkab Tegal telah menyiapkan dana Rp 2,2 miliar.

Kabid Pertanian dan Ketahanan Pangan Dinas Tanbunhut Ir Toto Subandriyo mengatakan, dengan anggaran sebesar itu instansinya mampu membeli gabah dari petani - yang sekarang sedang panen - sebanyak 700 ton lebih.

Harga gabah itu berpatokan pada harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 1.730/kg, dengan ketentuan kandungan air (basah) maksimal 25 persen dan kerusakan sekitar tiga persen.

Sedangkan untuk harga gabah kering giling (GKG) tetap mengacu pada ketentuan Rp 2.230/kg. "Gabah 700 ton itu jika digiling akan menghasilkan beras lebih dari 400 ton," kata Toto Subandriyo, Kamis (9/2).

Sesuai Standar

Gabah yang telah dibeli dari petani kemudian dikeringkan dengan alat pengering. Setelah digiling, berasnya diperuntukkan bagi PNS. Dia menjamin beras yang akan dibagikan pada PNS sesuai dengan standar.

Menurut dia, kebijakan membeli gabah dari petani itu bertujuan mengurangi tekanan tengkulak yang selama ini mempermainkan harga gabah. Jika pemerintah yang membeli, para petani dapat menikmati harga gabah sesuai ketentuan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH mengatakan, pada musim penghujan seperti sekarang, harga gabah sangat rawan dipermainkan tengkulak. Karena itu, untuk mencegahkan, pemkab agar secepatnya segera membeli gabah langsung dari petani.

"Kebijakan ini akan menyetabilkan harga gabah. Selain itu, harga beras yang cenderung naik juga dapat diantisipasi," tandas wakil rakyat dari FPDI-P itu.(D12-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA