| Jumat, 10 Februari 2006 | INTERNASIONAL |
Jyllands-Posten Tak Berani Muat Kartun HolocaustDEN HAAG - Pemimpin Redaksi harian Jyllands-Posten, Carsten Juste, ternyata tidak berani memuat kartun tentang Holocaust. Alasannya, redaksi butuh waktu untuk menilainya. ''Sebelum kartun (Holocaust) itu bisa dimuat, Jyllands-Posten perlu waktu untuk menilainya,'' kata Juste seperti dikutip media Belanda kemarin. Sebelumnya dalam wawancara untuk programa American Morning (CNN), Redaktur Kebudayaan Jyllands-Posten Flemming Rose mengaku bahwa pihaknya telah menghubungi koran Iran Hamshahri yang mengadakan lomba menggambar kartun bertema Holocaust. Rencananya, kartun-kartun Holocaust itu akan dipublikasikan Jyllands-Posten berbarengan dengan Hamshahri. Namun, pernyataan Rose ini dibantah Juste. Kemarin, Rose menyatakan dirinya keliru dan dia mengatakan sepenuhnya mendukung kebijakan pemimpin redaksinya. Sikap Jyllands-Posten ini memperkuat sinyalemen Liga Arab Eropa (LAE) tentang rentetan standar ganda di Eropa. Sebelumnya koran ini mensponsori aksi menggambar kartun Nabi Muhammad SAW yang dimuliakan pemeluk agama Islam dengan tema sarkastis dan provokatif. Alasanya untuk mendobrak tabu dan demi kebebasan berpendapat. (dtc-26) |