| Rabu, 08 Februari 2006 | OLAHRAGA |
Anggota Snex Bertahan di JakartaSEMARANG- Ratusan anggota organisasi suporter PSIS, Snex, masih bertahan di Jakarta setelah mendukung Emmanuel de Porras cs pada pertandingan lawan Persija, Minggu (5/2) lalu. Pagi ini, mereka akan ngluruk ke Tangerang untuk kembali memberikan dukungan kepada tim asuhan Sutan Harhara yang pada sorenya dijamu Persikota Tangerang di Stadion Benteng. Jumlah suporter PSIS yang datang ke Tangerang diperkirakan lebih banyak, mengingat Snex juga akan kembali memberangkatkan anggotanya dari Semarang. Begitu pula dengan Panser Biru yang sudah menyiapkan 200 personelnya untuk memberikan dukungan kepada skuad Mahesa Jenar. Mereka meninggalkan Semarang, semalam. ''Setelah menang lawan Persija, banyak anggota kami yang bertahan di Jakarta. Mereka ingin kembali memberikan dukungan kepada tim saat lawan Persikota,'' ujar Sekretaris Umum Snex Agus Junianto sore kemarin. Malam kemarin Snexer (sebutan untuk anggota Snex .red) berangkat dari Stasiun Poncol. Tidak seperti pemberangkatan suporter sebelumnya, kali ini pengurus sudah berkoordinasi dengan pihak stasiun dan Ketua Komisi Suporter PSIS AKBP A Yudi Suwarso. Tiket Masuk Ketika tur ke Jakarta, pihak Stasiun Poncol mengeluhkan suporter PSIS yang tidak membayar tiket sesuai harga resmi. Sekitar 500 orang yang naik kereta ekonomi Tawang Jaya total hanya membayar Rp 1,6 juta. Padahal, harga resminya Rp 29 ribu per orang dan pihak stasiun sudah menurunkannya menjadi Rp 22.500. Akibatnya, PT KA Daop IV rugi Rp 9,5 juta. Sementara itu, Panser Biru memberangkatkan anggotanya secara resmi dengan menggunakan bus. Masing-masing anggota yang berangkat ditarik iuran Rp 75 ribu. Iuran tersebut selain untuk membayar transportasi juga untuk membeli tiket masuk Stadion Benteng. Mereka berkumpul di Markas Besar (Mabes) Panser Biru, Kompleks Tri Lomba Juang. ''Kami sudah menghubungi panpel dan organisasi suporter Persikota. Dengan tangan terbuka mereka menerima suporter PSIS. Bahkan, kami diberi kuota tidak terbatas,'' ungkap Ketua Umum M Rofiq Cholil. Sebelumnya, saat lawan Persija, Panser Biru tidak memberangkatkan anggotanya. Mereka hanya mengirim beberapa pengurus saja. Kebetulan, pertandingan tersebut bersamaan dengan rapat triwulanan untuk mengevaluasi kinerja ketua umum. (H13-22) |