| Rabu, 08 Februari 2006 | OLAHRAGA |
SMA Loyola dan Karangturi JuaraYOGYAKARTA -Tim putri bolabasket SMA Loyola dan putra SMA Karangturi Semarang meraih juara Kejuaraan Bolabasket Antar Pelajar SMA Hexos Extravaganza Challenge Regional 2005/2006 Jateng dan DIY di GOR Amongrogo, Yogyakarta, semalam. Tim putri SMA Loyola raih juara setelah menundukkan SMA Tarakanita Magelang 39-24 (26-13). Sedangkan tim putra SMA Karangturi Semarang keluar sebagai juara setelah menaklukan tuan rumah SMA Kolese De Britto Yogyakarta 61-41 (47-26). Sementara juara tiga tim putri ditempati SMA Bopkri 2 Yogyakarta. Juara tiga putra ditempati SMA Bhinneka Tunggal Ika Yogyakarta. Dengan demikian, tim putri SMA Loyola Semarang dan tim putra SMA Karangturi berhak meraih trofi tetap dan hadia uang dari panitia. Selain itu, kedua tim ini bakal mewakili Jateng dan DIY maju ke tingkat nasional yang bakal digelar di Solo, 24 Februari - 4 Maret 2006. Setiap rayon nanti akan kita ambil dua tim, yakni juara satu dan dua putra-putri untuk mau ke tingkat nasional. Untuk rayon Jateng dan DIY, tim putri akan diwakili SMA Loyola dan SMA Tarakanita Magelang. Untuk tim putra yang berhak maju ke tingkat nasional, SMA Karangturi Semarang dan SMA Kolese De Britto. Karangturi Mengejutkan Pada final semalam terjadi kejutan, karena SMA Karangturi yang sama sekali tidak diungulkan ternyata mampu menggilas tim tuan rumah SMA Kolese De Britto dengan sekor yang cukup mencolok 61-41. Sejak babak pertama, anak-anak Karangturi sepertinya tidak memberi kesempatan kepada De Britto mengembangkan permainan. Begitu peluit panjang tanda babak pertama dimulai, anak-anak Karangturi langsung menyerang dan langsung menyudahi pertandingan dengan sekor 16-8. Babak kedua, pelajar Semarang tetap solid dan tidak terpengaruh dengan ulah suporter tuan rumah. Sebaliknya anak-anak De Britto malah grogi, akhirnya babak kedua tetap untuk SMA Karangturi dengan sekor 29-17. Memasuki babak ketiga, kepercayaan para pelajar Kota Atlas makin kuat dan tetap tidak terpengaruh ulah suporter. Berkat ketenangannya itu, akhirnya anak-anak Semarang menyudahi babak ketiga dengan sekor 47-26. Pada babak penentuan anak-anak Karangturi yang mengenakan kaos kuning, makin mantap bermain hingga pada babak keempat ini atau pada babak penentuan menyudahi dengan sekor 61-41. Dengan hasil itu, anak-anak Kota Pelajar terpaksa ke luar lapangan dengan muka kecut karena hanya mampu keluar sebagai juara dua. (sgt-28) |