| Rabu, 08 Februari 2006 | OLAHRAGA |
Persijap Diringankan Absennya 3 Pemain PersijaJAKARTA- Tiga pemain pilar Persija Jakarta yang sedang menjalani hukuman, masing-masing Ismed Sofyan, Abanda Herman, dan Ortizan Solossa, akan meringankan beban Persijap Jepara, saat bertandang ke Stadion Lebak Bulus dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia (KLDI) XII, Rabu (8/2) sore ini. "Kami akan memanfaatkan absennya tiga pemain Persija ini dengan sebaik-baiknya," kata asisten pelatih Persijap Widodo Cahyono Putra, kemarin. Widodo berharap timnya mampu "menggoyang" Persija dengan kondisi tersebut. Pemain sayap kanan Ismed Sofyan terkena sanksi larangan bertanding sebanyak lima kali, karena insiden tindakan kasar atas pemain Semen Padang. Sedangkan Ortizan (pemain sayap kiri), dan Abanda Herman (stopper) terkena akumulasi kartu kuning. Absennya Abanda, mantan pemain PSM Makassar, adalah keuntungan bagi duet Jemi Suparno dan Manit Noyvach. Jemi pernah "terkokang" oleh Abanda saat tampil di Stadion Kamal Djunaidi musim lalu, ketika Abanda masih memperkuat PSM. Laju Jemi sering patah dan nyaris tak mendapatkan bola atas ketika harus duel melawan Abanda. Ketika itu Persijap kalah 0-1. Di tangan Rahmad Darmawan, pelatih Persija, Abanda adalah pemotong alur serangan bola-bola atas yang cukup trampil. Pemain asal Kamerun berpostur tinggi kekar itu juga sering maju ke depan di daerah pertahanan lawan, untuk menyambut bola-bola mati. Sedangkan absennya Ortizan akan mengurangi kekuatan sayap kiri Persija. Pemain sayap kanan Persijap PhaitoonThiabma secara khusus mendapatkan instruksi untuk gencar melancarkan serangan sektor yang ditinggalkan pemain asal Papua itu. Sonny Kurniawan, yang kemungkinan mengisi posisi Ortizan akan menjadi lawan Phaitoon di sektor ini. Namun Widodo menyatakan Persija akan tampil lebih bersemangat selepas kalah 0-1 dari PSIS Semarang di pertandingan sebelumnya, Minggu akhir pekan lalu. "Kami yakin Persija akan tampil dengan motivasi yang lebih setelah kekalahan itu. Ini sangat kami waspadai," ujar mantan pemain timnas itu. Hanya saja, Widodo mengakui sampai saat ini timnya belum menemukan pola permainan terbaik. Hampir di setiap lini masih banyak kelemahan. Terlebih sektor tengah, hingga mengakibatkan serangan-serangan yang dibangun acapkali terputus sebelum memasuki kotak penalti tim lawan. Lini yang diisi Ayouck Berty, Agus Suprianto, Wahyu Wahab, atau juga Mulyono Geroda itu belum solid. "Ini masih menjadi kelemahan kami. Namun kami berharap saat melawan Persija kelemahan ini bisa ditutup," kata Widodo. Sementara itu kapten Evaldo da Silva mengatakan telah melupakan kekalahan 1-2 di kandang Persikota pada Minggu lalu. Bersama rekan-rekannya, ia menyatakan akan berkonsentrasi penuh untuk menghadapi Persija. "Yang penting bisa pulang dengan membawa poin," kata pemain asal Brasil yang menjadi pemain termahal di Persijap itu. Tentang kekuatan Persija yang berkurang menyusul absennya tiga pemain pilar, Evaldo menyatakan itu sebagai hal yang akan sedikit meringankan timnnya. Namun dia tidak mau lengah dengan kondisi tim lawan. "Pemain dengan kualitas individu baik boleh absen, tapi pemain pengganti yang bisa tampil kolektif dengan rekan-rekannya tentu itu akan menjadi ancaman kami," imbuhnya. (H15,wgm-28) |