logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Februari 2006 NASIONAL
Line

Kesal, Perempuan Diidentikkan Pornografi

JAKARTA- Maraknya kasus-kasus pornografi membuat Menneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta merasa kesal. Sebab, masyarakat selalu menyalahkan kaum wanita.

''Saya minta tidak menyalahkan perempuan dan mengidentikkan dengan perempuan jika bicara pornografi," kata Meuthia usai rakor umum di Kementerian Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (6/2).

Dalam sejumlah kasus pornografi, kata dia, banyak pihak yang terkait, tidak hanya perempuan. Karena itu, semua pihak jangan lantas menyalahkan perempuan walaupun bukan berarti perempuan tidak boleh disalahkan.

"Ada banyak pihak yang terkait, sebab dalam masyarakat ada supply dan demand-nya," tegas dia.

Kementeriannya, lanjut dia, sangat mendukung RUU Pornografi dan Pornoaksi yang sedang dibahas DPR. Dan masalah perlu tidaknya definisi pornografi hingga kini terus digodok.

Dia juga menyentil rencana terbitnya Playboy. Karena berkaitan dengan akhlak dan tidak cocok dengan masyarakat Indonesia, tandasanya, sudah seharusnya majalah itu ditolak.

Saat ditanya, apakah munculnya Playboy bisa menjadi momentum ditariknya media-media sejenis, dia berharap bisa demikian.(dtc-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA