logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Februari 2006 NASIONAL
Line

Sutan Berencana Main Terbuka


COBA STADION: Para pemain PSIS Semarang dipandu pelatih Sutan Harhara mencoba lapangan Stadion Benteng Tangerang, Selasa (7/2). Tim Mahesa Jenar akan dijamu Persikota dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia (KLDI) XII, Rabu (8/2) sore ini.(30a)

TANGERANG-Pelatih PSIS Semarang Sutan Harhara menyatakan keoptimistisannya menjelang pertandingan timnya dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006 di Stadion Benteng Tangerang, Rabu (8/2) sore ini. ''Insya Allah tim kami bisa bermain dengan baik dan mengambil tiga poin melawan Persikota,'' katanya usai memandu latihan Emmanuel de Porras dkk di Stadion Benteng, Selasa (7/2) kemarin.

Sutan yang dalam latihan itu lebih sering berkomunikasi dengan Greg Nwokolo, berencana akan menerapkan pola permainan terbuka. Greg yang mencetak gol tunggal saat mempecundangi Persija Jakarta Pusat 1-0 di Stadion Lebak Bulus, Minggu lalu, masih akan menjadi bagian dari ambisi Sutan untuk memenangi pertandingan.

Apakah Greg akan diplot di depan posisi De Porras seperti saat tampil di Jakarta, Sutan masih belum mengatakannya secara pasti. Dalam pandangannya, pemain baru tersebut memiliki daya penetrasi yang sama kuatnya dengan Porras.

''Kami masih menunggu situasi permainan lawan, untuk penempatan yang tepat antara Porras dan Greg di lini depan. Harapan kami, saat anak-anak menyerang paling tidak harus ada satu dari dua penyerang kami itu yang siap meneruskan bidikan ke gawang. Akan lebih baik jika keduanya selalu dalam posisi siap di depan saat tim menyerbu,'' lanjutnya.

Kepada anak-anak asuhannya, mantan pelatih PSMS Medan itu membekali pola serangan bergelombang dari sektor sayap dan tengah. Variasi dalam penetrasi menjadi perhatian serius mantan pemain belakang timnas ini.

Manajer PSIS Yoyok Sukawi berharap para pemain mampu menerapkan strategi yang telah diracik pelatih. Ia tidak ingin konsentrasi tim buyar sekalipun dalam hitungan detik saat pertandingan. Dia mengingatkan timnya butuh koleksi poin sebanyak-banyaknya pada pertandingan kandang dan tandang untuk meringankan beban saat putaran kedua.

''Putaran kedua sangat berat, karena persaingan akan lebih ketat, baik dari tim-tim yang ingin lolos ke delapan besar maupun upaya-upaya penyelamatan tim-tim yang akan terdegradasi,'' ingatnya kepada para pemain usai latihan,didampingin Asisten Manajer Setyo Agung Nugroho.

Kondisi

Sampai kemarin dokter tim, Elang menyatakan para pemain dalam kondisi bagus. Termasuk Idrus Gunawan dan Maman Abdurrahman yang mulai berlatih normal bersama rekan-rekannya. Idrus istrirahat beberapa hari karena cedera pinggang. Stoper asal Demak itu absen saat melawan Persija. Sedangkan Maman Abdurrahman mengalami gangguan pada otot kakinya ketika melawan Persija.

PSIS memiliki banyak pilihan untuk mengisi posisi lini belakang, termasuk menurunkan stoper asal Kamerun Zoubairou yang kemungkinan besar akan mendapatkan kepercayaan Sutan untuk menjadi starter. ''Mereka dalam kondisi bagus, dan untuk menjaga kebugaran setelah lelah melawan Persija, pemain akan berendam air hangat di hotel,'' kata Elang. Tim menginap di Hotel Istana Nelayan Jl Gatot Subroto Tangerang.

Sutan, pelatih yang pernah menangani Persikota sejak 1998 hingga 2002, mengatakan kedua tim sudah saling tahu dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing. Ia menyebut pelatih Persikota, Mundari Karya, paham kekuatan PSIS.

''Mereka tahu tentang tim kami, dan kami tahu tentang mereka. Namun, ada satu hal yang antara kami dan Persikota belum tahu,'' katanya.

''Persikota tidak tahu apa yang akan kami perbuat dalam pertandingan nanti. Demikian juga kami tak tahu dengan apa yang akan diperbuat lawan.''

Pertandingan kedua tim diperkirakan bakal sengit, untuk menjaga kinerja masing masing. Pasukan Mahesa Jenar kini menduduki urutan kedua klasemen sementara dengan nilai 12. Sedangkan ''Bayi Ajaib'' menghuni peringkat keempat, dengan nilai 11.

Pada pertandingan tandang, PSIS masih menjadi tim yang paling ''sakti''. Mereka selalu menang di tiga partai away, masing-masing melawan Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta dengan skor sama, 2-1, serta 1-0 atas Persija.

Di kandang, PSIS menang 1-0 atas tim unggulan Arema Malang, tapi kalah 0-1 dari Persekabpas Pasuruan. Mantan juara ini tentu ingin mempertahankan rekor positif partai tandang untuk kembali merebut posisi puncak klasemen sementara.

Namun, keperkasaan PSIS dalam ''berpetualang'' harus memperhitungkan tradisi menang di tiga pertandingan kandang yang ditorehkan Persikota. Tim besutan Mundari Karya ini sukses mengatasi tiga tamunya, masing-masing Sriwijaya FC dan Persitara Jakarta Utara dengan skor sama, 1-0, dan terakhir mengalahkan Persijap Jepara 2-1. Persikota menelan dua kali hasil seri partai tandang, yaitu ketika melawan Semen Padang dengan skor 1-1, dan bermain imbang tanpa gol saat derby melawan Persita. (H15-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA