logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Februari 2006 SEMARANG
Line

Tukang Parkir Simpan Pil Koplo

SEMARANG BARAT- Heny Candra Setiawan (22), tukang parkir di Jl Anjasmoro ditangkap polisi diduga karena kedapatan mengonsumsi dan menyimpan belasan butir pil koplo jenis lexotan. Sebagian pil memabukkan itu ditemukan di saku jaketnya, sebagian lain disembunyikan dalam rak sepatu di rumahnya, Jl Anjasmoro Tengah I, Kelurahan Karangayu.

Bapak satu anak itu mengaku belum lama menggunakan pil koplo.

''Saya baru memakai sejak dua bulan lalu,'' ujarnya.

Awalnya, dia ditawari secara gratis oleh temannya, Supri, yang juga pengedar pil koplo. Setelah menenggak dua butir, Candra mengaku lebih tenang. Selain itu, pil lexotan tersebut juga membuatnya cepat mengantuk.

Candra pun ketagihan. Akhirnya, dia membeli dua papan/tik yang masing-masing berisi 25 butir.

Harganya Rp 65.000/papan. Padahal, penghasilannya sebagai tukang parkir terbilang pas-pasan, berkisar Rp 20.000/hari. Bahkan terkadang kurang.

Setiap hari, lelaki itu menenggak paling tidak dua butir. Ulahnya yang kerap teler saat bekerja rupanya membuat resah warga dan para pengguna kendaraan yang parkir di Jl Anjasmoro. Warga pun melapor ke polisi.

Setelah penyelidikan, anggota reserse Polres Semarang Barat menangkap tersangka di Jl Anjasmoro. Di saku jaketnya ditemukan 10 butir pil koplo. Polisi lalu menggeledah rumahnya.

Di rak sepatu, petugas menemukan tujuh butir pil lexotan dan juga dalam wadah korek api. Untuk memastikan pil tersebut termasuk golongan obat-obatan yang dilarang, polisi mengirim sebagian pil tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) untuk diteliti lebih lanjut.

Kapolres Semarang Barat AKBP Dien Irhastini melalui Kasat Reskrim AKP Gandung Sarjito mengatakan, tersangka dijerat Pasal 60 UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Ancaman hukumannya tiga tahun penjara. Polisi kini terus mengembangkan kasus tersebut dan mencari keberadaan Supri, yang menjual pil koplo kepada tersangka Candra. (G3-56s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA