logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Februari 2006 SEMARANG
Line

Bunuh Diri, Diduga karena Cinta

DEMAK- Ponidi (18), warga Desa Brambang RT 03/07 Karangawen, Demak, nekat bunuh diri, Minggu (5/2). Dia mengakhiri hidup dengan mengikat leher dengan tali tambang yang digantung di kayu belandar di kamarnya. Diduga tindakan itu dilakukan karena persoalan cinta.

Syafi'i (40), kerabat korban menceritakan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh ibu korban, Suwarti (42). Saat itu sekitar pukul 12.00, ada teman korban yang bertamu ke rumahnya. Oleh Suwarti, teman anaknya itu kemudian diantar menuju kamar Ponidi.

Namun, betapa kagetnya ketika pintu terbuka, ternyata tubuh anak kedua dari tiga bersaudara itu telah menggantung dengan leher terikat. Seketika dia pun berteriak histeris.

Syafi'i yang kebetulan baru sampai di rumah itu untuk bertamu, mendengar teriakan tersebut. Dia langsung berlari menuju asal suara. Korban kemudian diturunkan dengan cara melepas tali yang menggantungnya. Menurut ibu korban, sudah dua bulan terakhir anaknya jarang keluar rumah.

Petugas yang melakukan olah TKP menemukan dua lembar surat yang berisi kisah cinta Ponidi dengan seorang gadis. Meski dalam isi surat itu tidak terdapat kalimat putus cinta, diduga masalah cinta menjadi alasan tindakannya tersebut. (H1-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA