SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 26 Januari 2006

JAKARTA-Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah mengatakan, jika pemerintah menetapkan kenaikan tarif dasar listrik lebih dari 30 persen, laju inflasi 2006 berisiko melebihi target tahun ini sebesar 8 persen.

JAKARTA-Beberapa investor telah melakukan penjajakan terhadap beberapa bank kecil yang memiliki modal di bawah Rp 80 miliar. Saat ini terdapat 27 bank yang memiliki modal di bawah Rp 80 miliar.

SEMARANG-Lippobank Semarang menggelar pameran bonsai di ruang tunggu nasabah mulai Senin (23/1) selama 2 minggu ke depan. Selain untuk memberikan rasa nyaman kepada nasabah saat melakukan antrean, pameran juga berupaya menguatkan branding Lippobank sebagai bank yang peduli terhadap nasabah.

JAKARTA-Pertamina kembali memangkas impor BBM untuk Februari dari rencana semula 7,6 juta barel menjadi 6,4 juta barel. Konsumsi BBM yang semakin turun membuat stoknya kini berlimpah.

JAKARTA-Nilai tukar rupiah secara tak terduga menguat tajam hingga 60 poin. Pada penutupan perdagangan Rabu (25/1), rupiah ditutup pada level 9.350 per dolar AS. Pada awal perdagangan Rabu (25/1), rupiah stabil di level Rp 9.485/Rp 9.495 per dolar AS. Namun selanjutnya rupiah bergerak menguat ke level 9.470 per dolar AS.

Tanya : Kami UKM di eks Karesidenan Pekalongan, yang ingin tumbuh dan mengembangkan pasar garmen. Jujur saja, kondisi saat ini menyebabkan semua usaha di bidang garmen mengalami penurunan. Namun alhamdulillah, usaha kami saat ini masih tetap stabil, bahkan cenderung berkembang.

JAKARTA-Pemerintah mencatat total realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) pada 2005 mencapai Rp 117,9 triliun.

SALATIGA-Tingkat hunian kamar hotel dan resor di Kota Salatiga, menjelang perayaan Imlek 2557 Minggu (29/1) mendatang sudah mencapai 80 persen. Sebagian besar tamunya berasal dari luar kota.

SEMARANG-Perangkat pintar (smart device) semakin diminati masyarakat Semarang. Buktinya, penjualan PDA phone semakin meningkat.

JAKARTA-Kuota impor beras sebanyak 110.000 ton tidak tercapai. Menteri Pertanian Anton Apriantono pun menilainya sebagai hal yang positif bagi petani.

YOGYAKARTA-Sejak beberapa hari ini, harga kebutuhan pokok di Yogyakarta mengalami kenaikan cukup mencolok. Mulai dari harga beras sampai gula pasir eks impor maupun lokal naik cukup tajam.

SEMARANG-Harga gula di pasaran terus merangkak naik. Kenaikan harga salah satu kebutuhan pokok itu, terjadi baik di tingkat distributor maupun pengecer.

JAKARTA-Nasib industri kembali terancam. PT Pertamina (Persero) berniat menaikkan harga elpiji untuk konsumsi industri dengan alasan tingginya harga elpiji di pasar internasional. Saat ini harga produk tersebut di pasar internasional sudah mencapai 700 dolar AS per metrik ton, mengikuti kenaikan harga minyak dunia. Juru bicara Pertamina, M Harun menjelaskan, kenaikan harga elpiji untuk industri harus dilakukan sebagai upaya mengurangi kerugian di bisnis ini. Selain itu, Pertamina mencari kompensasi dari komitmennya tidak menaikkan harga elpiji sektor rumah tangga.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA