| Kamis, 26 Januari 2006 | MURIA |
"Burung" Suyanto Tahu-tahu Sudah SunatPATI - Anak laki-laki disunat atau dikhitan adalah hal biasa. Bukan suatu berita. Namun, kalau tiba-tiba "burung" seorang anak laki-laki sudah dalam kondisi disunat, tentu saja dianggap aneh. Padahal, yang bersangkutan belum pernah disunat. Sehingga wajar jika warga Dukuh Pandean, Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Pati, Rabu (25/1) sekitar pukul 15:00, digegerkan dengan kabar disunatnya "burung" Suyanto (5) secara tiba-tiba. Warga setempat ada yang menyatakan, bahwa kejadian itu dilakukan makhluk gaib. Sebab, kenyataannya paruh "burung" siswa TK kecil di Desa Wotan itu sudah dalam kondisi terpotong rapih, layaknya anak-anak yang sudah disunat. Ibu Suyanto, Harni (37), terkejut dengan kondisi "burung" anaknya itu. Dia pun menangis sedih, karena ada tetangganya menyatakan bahwa burung anaknya disunat genderuwo atau makhluk gaib lainnya. "Memang saya belum pernah menyunatkan anak saya. Tapi, saya juga heran mengapa tiba-tiba alat kelaminnya seperti sudah disunat? Potongannya rapi, layaknya anak dibawa ke dukun sunat," jelasnya. Kegemparan tersebut bermula saat Harni memandikan anaknya, karena setiap hari di masa liburan sekolah ini dimanfaatkan Suyanto untuk bermain dengan teman-temannya. Sehingga pulang-pulang, tubuh Suyatno berbau kurang sedap akibat keringat. "Saya mandikan dia, tapi kok tidak seperti biasanya. "Burung" anak saya kok seperti milik orang yang sudah disunat. Karena aneh itulah saya memberitahukan keluarga dan tetangga dekat," ujarnya. Sementara itu, Rebo (35), adik kandung Harni, dengan tegas menepis isu bahwa "burung" keponakannya itu disunat oleh makhluk gaib. "Jika ada yang mengatakan keponakan saya disunat oleh genderuwo, mana hal itu bisa terjadi?" katanya. Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, Rebo berinisiatif menanyakan kepada "orang tua". Selanjutnya disarankan oleh "orang tua" tersebut agar keluarganya mengadakan kenduri bubur merah dan putih. "Keluarga kami diminta untuk bersyukur atas kejadian ini," ungkapnya. (ad-50h) |