logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Januari 2006 MURIA
Line

Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Masih di Bawah Target

BLORA - Meski secara keseluruhan target pendapatan asli daerah (PAD) 2005 terlampaui, namun jika diurai satu per satu ternyata realisasi pendapatan dari sektor pajak, retribusi, dan bagian laba usaha daerah masih di bawah target yang ditentukan.

Berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Blora per 18 Januari 2006, realisasi PAD mencapai 114,23% atau Rp 34.706.877.058 dari yang ditargetkan Rp 30.383.213.000. Penyumbang terbanyak PAD diperoleh dari pendapatan lain-lain, yakni Rp 14.924.176.389 atau 148,40% dari yang ditargetkan Rp 10.056.712.000. Hal itu berbeda dengan penerimaan dari sektor pajak, retribusi, dan bagian laba usaha daerah yang masih di bawah target.

Sektor pajak daerah hanya menyumbangkan Rp 5.119.057.768 (97,41%). Padahal, di tahun 2005 target penerimaan pajak daerah mencapai Rp 5.255.000.000 atau selisih Rp 135.942.232 dari realisasi.

Demikian pula dengan retribusi daerah. Sektor itu ditargetkan dapat menyumbangkan penerimaan PAD sebesar Rp 14.693.975.000. Namun, realisasinya hanya mencapai 97,37% atau Rp 14.308.235.536. Dengan demikian, sektor retribusi itu masih menyisakan Rp 385.739.464.

Tak jauh berbeda dengan sektor pajak dan retribusi daerah, ternyata retribusi sektor bagian laba usaha daerah kepada PAD belum memenuhi target, yakni hanya mencapai 94,14% atau Rp 355.407.365 dari yang ditargetkan Rp 377.526.000. Selisihnya mencapai Rp 22.118.635.

Penyertaan Modal

Beberapa pos di sektor bagian laba usaha daerah, yang kontribusinya masih di bawah target, antara lain penyertaan modal daerah kepada pihak ketiga dengan BKK, yang hanya memberikan Rp 209.923.485 atau 90,58% dari yang ditargetkan Rp 231.750.000.

Sementara itu, untuk bagian laba dari apotek Sukowaras Blora memberikan kontribusi penerimaan ke PAD Rp 24.076.000 (98.80%) dari target Rp 24.368.000.

Kepala Dipenda, Heru Sutopo SH, mengakui, secara keseluruhan target PAD tahun 2005 telah terlampaui. Namun, dia mengatakan, ada beberapa pos penerimaan yang masih di bawah target. "Kami bersyukur target PAD tahun 2005 terlampaui," tandasnya. (aiz-17h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA